Menjadi Saksi Keberadaan Coldplay

Kompas.com - 18/11/2012, 18:33 WIB
EditorAti Kamil

"Yang kami rasakan sebagai penampil di panggung adalah ketika mereka bernyanyi bareng (sing along) dengan sangat keras. Nyanyi bareng-bareng itu merupakan bagian terpenting dari show. Interaksi emosional itu menghilangkan batas-batas antara penampil dan penonton. Terasa ada rasa satu ikatan komunitas jika setiap orang ikut nyanyi bersama...," kata Chris Martin.

Satu senyawa
Aksi panggung Coldplay tentu menjadi menu utama film Coldplay Live 2012. Aksi yang dimaksud bukan sensasi, melainkan ekspresi sesuai nyawa lagu. Panggung didesain dengan gaya street art yang mengingatkan pada gaya seniman Jean- Michel Basquiat. Lantai panggung, dinding panggung, dan seluruh instrumen dipenuhi grafiti khas jalanan. Body gitar, bahkan sampai bilah-bilah piano hingga bagian dawainya berlumuran corat-coret.

Tidak ada lagi "jaim-jaiman" panggung di konser Coldplay, termasuk kostum pemain yang sangat jalanan, yaitu celana jeans dan kaus oblong terkesan agak kumal. Perhatikan cara vokalis Chris Martin memosisikan mikrofon. Ujung mike itu menempel ketat di mulutnya, bahkan hampir dalam posisi bersentuhan dengan bibir.

Coldplay yang dibentuk di Inggris tahun 1996 itu cukup rendah hati untuk tidak menyebut diri sebagai kumpulan para virtuoso atau jago-jago yang mumpuni dalam permainan instrumen. Mereka juga mengakui bukan kumpulan orang-orang berbakat hebat. "Kesatusenyawaan (chemistry) dari setiap awak band itulah yang membuat band kami spesial," kata Chris.

Sebuah band baru benar-benar disebut ada, hidup, ketika mereka tampil dan menyatu dengan penonton dalam konser. Coldplay bukan saja membuktikan, melainkan mengukuhkan keberadaannya dalam film Coldplay Live 2012 ini. (XAR)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.