Dalam Eksepsinya, Nikita Mirzani Bantah Melakukan Penganiayaan

Kompas.com - 16/01/2013, 19:29 WIB
EditorEko Hendrawan Sofyan

JAKARTA, KOMPAS.com -- Artis peran yang juga model Nikita Mirzani kembali menjalani sidang kasus penganiayaan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Rabu (16/1/2013).

Ini merupakan sidang kedua dengan agenda pembacaan eksepsi pihak Nikita yang diwakilkan kuasa hukumnya, Fachmi Bachmid. Di awal materi eksepsinya, Fachmi menyatakan kliennya keberatan atas tuduhan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menyebut Olivia Maesandi, korban kekerasan Nikita mengalami luka berat.

Menurut Fachmi, bila merujuk pada Pasal 90 KUHP, kondisi Olivia saat itu tak bisa dikategorikan luka berat. "Disebutkan luka yang tidak dapat sembuh sama sekali. Tidak mampu terus menerus melakukan jabatan atau pekerjaan, kehilangan panca indera dan terganggu daya pikir selama empat minggu," kata Fachmi di dalam persidangan.

Kedua, Fachmi juga keberatan mengenai tuduhan unsur kesengajaan yang dilakukan kliennya. Padahal menurut Fachmi, dalam dakwaan tak disebutkan apa motivasi Nikita melakukan pemukulan. "Bahwa secara tegas JPU menguraikan tedakwa hanya melerai," tandas Fachmi.

Untuk selanjutnya, sidang akan kembali digelar Rabu (23/1/2013) pekan depan. Dalam agenda itu, Olivia yang diwakilkan kuasa hukumnya akan membacakan tanggapan eksepsi pihak Nikita yang menjadi terdakwa atas kasus penganiayaan dan dijerat pasal 351 KUHP dan diancam hukuman penjara selama lima tahun.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X