Kuasa Hukum Raffi Ahmad: Rehabilitasi Jalan Terbaik

Kompas.com - 05/02/2013, 06:47 WIB
EditorLaksono Hari W

JAKARTA, KOMPAS.com - Kuasa hukum Raffi Ahmad, Rahmat Harahap, menegaskan bahwa upaya rehabilitasi merupakan pilihan yang tepat bagi Raffi. Di pengadilan, Rahmat akan memperjuangkan agar kliennya menjalani rehabilitasi.

"Apa pun yang terbaik pasti saya lakukan untuk Raffi. Ini salah satu opsi kami," ujarnya kepada wartawan seusai bertemu Raffi di Badan Narkotika Nasional (BNN), Senin (4/2/2013) malam.

Menurut Rahmat, pilihan agar kliennya tersebut direhabilitasi telah sesuai dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika yang memiliki persepektif hukum bahwa penyalahguna narkotika direhabilitasi terlebih dahulu. Namun, ia menyerahkan keputusan tersebut ke pengadilan. "Biar pengadilan yang memutuskan itu. Tapi jika itu yang terbaik, kami akan mengupayakannya," ujarnya.

Raffi telah menjalani masa tahanan di kantor Badan Narkotika Nasional (BNN) selama lima hari dari 20 hari masa tahanan setelah ia ditetapkan sebagai tersangka pada Jumat (1/2/2013). Presenter acara musik Dahsyat tersebut disangka dengan Pasal 111 ayat 1 juncto Pasal 112 ayat 1 dan Pasal 132 dan 133 juncto Pasal 127 UU Nomor 35 Tahun 2009 dengan ancaman hukuman minimal empat tahun dan maksimal 12 tahun penjara.

Rahmat mengatakan, Raffi masih menjalani BAP (berita acara pemeriksaan) tambahan di BNN dan hingga Senin malam telah selesai 90 persen. Meski demikian, Rahmat enggan menyampaikan apa isi materi BAP kliennya tersebut dan memilih untuk membukanya saat persidangan nanti.

"BAP bersifat rahasia, harus melalui beberapa proses lagi. Intinya nanti akan ada fakta hukum yang saya pertahankan atau ada yang saya sanggah. Kita buka di persidangan," ujarnya.

Rahmat menginginkan agar sebisa mungkin mempercepat proses BAP agar berkas kliennya yang hampir selesai itu segera masuk ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan (P21). Rahmat menargetkan, P21 kliennya sudah bisa dilakukan dua atau tiga hari yang akan datang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan Video Lainnya >

    27th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Verifikasi akun KG Media ID
    Verifikasi akun KG Media ID

    Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

    Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.