Kompas.com - 07/02/2013, 20:32 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Kesal karena permohonan penangguhan penahanannya kembali ditunda, pesepak bola Diego Michiels kesal. Ia kemudian membandingkan nasibnya dengan Rasyid Rajasa yang tidak ditahan meski sudah menewaskan dua orang.

"Ini omong kosong. Jika bapak saya duduk di pemerintahan seperti Rasyid, saya bunuh dua orang, kemudian saya bebas," ujar Diego setelah selesai menjalani persidangan, Kamis (7/2/2013).

Sebelumnya, Ketua Majelis Hakim Nawawi menyatakan menunda permohonan penangguhan penahanan Diego dengan alasan kekalahan timnas Indonesia melawan Irak sudah menutup peluang timnas bertanding di level selanjutnya.

Kuasa hukum Diego, Elza Syarief, juga memperlihatkan kekesalannya yang terlihat pada raut wajahnya. Elza mengaku tak habis pikir dengan alasan majelis hakim tersebut. Menurutnya, saat ini PSSI masih menunggu keputusan penangguhan Diego.

"Kita sudah memenuhi syarat dari PSSI. Sudah benar-benar secara sungguh-sungguh minta karena tadi pun sedang rapat dan hanya nunggu Diego. Teman-teman Diego juga enggak keberatan ditangguhkan," kata Elza.

Elza juga mengatakan, teman-teman Diego yang juga merupakan terdakwa kasus yang sama juga tidak keberatan jika pria 22 tahun yang baru menjadi seorang mualaf ini ditangguhkan penahanannya.

"Tiga terdakwa lain menyatakan dengan tulisan tangan tak keberatan. Semuanya punya jiwa nasionalis, punya kebanggaan untuk negara kita," tuturnya.

Diego Michiels ditangkap karena kasus pengeroyokan di sebuah diskotek di kawasan Senayan pada November 2012. Akibatnya, Diego didakwa Pasal 170 KUHP soal Pengeroyokan dan Penganiayaan dengan ancaman lima tahun penjara.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

     

    Konten pilihan untukmu

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.