Adi Bing Slamet: Saya Sering Disuruh Beli Obat Kuat

Kompas.com - 25/03/2013, 19:29 WIB
EditorEko Hendrawan Sofyan

JAKARTA, KOMPAS.com — Aktor Adi Bing Slamet terus gencar melancarkan "serangannya" kepada pria yang disebut-sebut bernama Eyang Subur. Satu demi satu keburukan Eyang Subur mulai dibongkar Adi Bing Slamet.

Saat menggelar jumpa pers di kawasan Ragunan, Jakarta, Senin (25/3/2013), Adi mengungkapkan bahwa Eyang Subur adalah seorang pria yang gemar menonton blue film atau film porno.

"Kalau benar dia panutan, masa hobinya nonton blue film. Masa saya saja sampai dikasih," terang Adi.

Tak cuma menonton, Adi juga membeberkan kebiasaan Eyang Subur yang gemar meng-edit film-film dewasa tersebut. "Adegan" film dewasa yang menurutnya bagus lalu diserahkan kepada orang-orang, termasuk Adi kala itu.

"Dia (Subur) demen ngedit di kamar dia. Terus udahnya dikasih ke saya katanya, 'Nih saya sudah editin yang bagus-bagus'," sambung Adi.

Selain itu, ketika Adi masih "mengikuti" Subur, hampir setiap malam Subur memerintahkannya untuk membelikan viagra. "Sering beli viagra, setiap malem. Saya disuruh beli obat kuat," ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

     

    Konten pilihan untukmu

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.