Pemain Bas Sembuh dari Koma, Roxx Rilis Album Baru - Kompas.com

Pemain Bas Sembuh dari Koma, Roxx Rilis Album Baru

Kompas.com - 04/06/2013, 20:14 WIB

JAKARTA, KOMPAS.COM -- Pada 8 Juni 2013, grup heavy metal Roxx, yang terdiri dari Trison (vokal), Jaya (gitar), Iwan (gitar), Didi Crow (gitar), Toni (bas), dan Raden (drum), akan merilis album kelima, Jauh dari Tuhan. Penggarapan album itu tertunda karena kecelakaan yang dialami oleh Toni di Tol Jagorawi pada 2012 dan membuatnya sempat hilang ingatan.

"Tanggal 24 Oktober 2012 kami seharusnya rilis album Jauh dari Tuhan. Tapi, pas 20 Oktober pagi-pagi, kami dapat kabar dari istrinya kalau dia kecelakaan di Jagorawi. Itu mobilnya sudah enggak berbentuk, tangan kanannya patah, terus kepalanya luka. Kami pikir dia gegar otak, tapi pas masuk rumah sakit kondisinya lebih serius," cerita Jaya dalam jumpa pers di M Point, Jakarta Selatan, Selasa (4/6/2013).

Lanjut Jaya, dengan kondisi Toni ketika itu, Roxx terpaksa menunda untuk merilis Jauh Dari Tuhan. "Dokter pun bilang, kalau masih hidup, enggak tahu keadaannya Toni gimana. Dari situ akhirnya kami cari pemain bas pengganti, Iwan Xaverius, yang dulu pemain bas Edane," ceritanya lagi.

Tapi, rupanya, mengisi posisi Toni dengan pemain bas lain bukanlah solusi bagi Roxx. "Tiap saya ke UGD (unit gawat darurat), saya cuma tahan satu menit, terus saya keluar karena enggak tahan. Dari situ kami enggak mau cari penggantinya, kami pilih nunggu dia dalam kondisi koma sebulan di UGD," kata Jaya.

Mukjizat datang, Toni bangun dari koma sebulan. Namun, ia menderita amnesia. "Setelah agak mendingan, saya kasih majalah, kasih lihat, 'Ini lho kita masuk majalah.' Tapi, kami sadar, ternyata dia jadi enggak bisa baca tulis, buta warna, namanya saja dia tidak ingat, nama istrinya dia tidak ingat, dia hanya ingat nama anaknya," kenang Jaya.

Namun, Jaya dan kawan-kawan lain Toni tak berdiam diri. Mereka membantu Toni untuk kembali ke kondisi sedia kala. "Kata dokter kalau dia mau diingatkan yang dulu lagi, ya dia harus diingatkan yang dulu lagi. Akhirnya, dia kami ajak latihan di studio. Tapi, setiap latihan, kami seperti bikin lagu baru. Dia disuruh colok jack saja enggak tahu harus colok ke mana," kenang Jaya lagi.

Pelan tapi pasti, Toni mulai menemukan sentuhan permainan basnya meski belum maksimal. "Akhirnya dari latihan dapat dua lagu," kata Jaya.

Dengan kondisi Toni semakin baik, Roxx akhirnya memutuskan untuk aktif lagi demi menyelesaikan "utang" merilis album Jauh dari Tuhan. Di situ pula mereka menggagas ide untuk menggelar konser Rock Flight After Amnesia pada 8 Juni 2013.

"Setelah lama tidur, akhirnya kami harus bangkit, kami bikin acara ini dengan rekam video," jelas Jaya.

Tapi masalah kembali menerpa Roxx. Toni hanya bisa menghapal dua lagu.

"Kami latihan hampir tiga bulan untuk 17 lagu. Tapi, dia bisanya dua lagu saja, enggak nambah-nambah. Sampai akhirnya gue marah, gue bilang, 'Sudah cari additional bass player saja.' Tapi, dia marah, dia enggak mau ada pemain bas selain dia. Akhirnya, memang benar, 17 lagu bisa dia mainin semua. Memang beda habis diancem sama sebelum diancem," kisah Jaya.

"Serba salah ngehadapin orang amnesia seumur dia. Kita pukulin ngebalas, kita omelin juga percuma. Akhirnya, diancem saja suruh diganti sama additional bass player buat ngurusin lagu sisanya. Gue sendiri enggak punya jalan buat ngehadapin orang amnesia. Kalau di studio dia lagi blank, dia minta pulang, minta dicariin bininya," lanjutnya.

Terlepas dari kisah dramatis Toni, bagi Roxx, konser Rock Flight After Amnesia itu akan menjadi pemanasan sebelum mengentak Java Rockin'land 2013, yang akan digelar di Pantai Carnaval, Taman Impian Jaya Ancol, 22-23 Juni 2013.

"Ya betul, ini pemanasan, karena seperti yang kita tahu, bassist kami, Toni 'Roxx', baru sembuh dari kecelakaan yang menimpa dia di Oktober 2012," ujar Trison.


EditorAti Kamil

Close Ads X