Sosok Jokowi Difilmkan, Sutradara Merasa Terbebani

Kompas.com - 08/06/2013, 21:31 WIB
EditorEko Hendrawan Sofyan

SOLO, KOMPAS.com -- Azhar Kinoi Lubis, sutradara film Jokowi: A Living Legend, mengaku merasakan beban yang cukup berat menyutradarai film tentang sosok Gubernur DKI Jakarta itu, terlebih sosoknya masih hidup.

"Ini tanggung jawab besar buat saya," ujarnya kepada wartawan saat jumpa pers di sebuah pusat perbelanjaan di Solo, Sabtu (8/6/2013).

Terlebih, film tersebut merupakan debutnya sebagai sutradara film layar lebar. Dengan persiapan hingga produksi dan pasca-produksi yang hanya berdurasi sekitar delapan bulan, otomatis pihaknya hanya mengandalkan riset dari dokumen, pemberitaan media, dan buku-buku biografi Jokowi.

Selain itu, pihaknya juga mewawancarai sejumlah keluarga dekat Jokowi, termasuk orangtua, saudara, hingga tetangga Jokowi saat masa kecil. "Menurut saya waktu delapan bulan ini waktu yang cukup fleksibel untuk memproduksi sebuah film," paparnya.

Dalam launching film tersebut, hadir pula aktris Prisia Nasution yang memerankan Iriana, istri Jokowi dan Teuku Rifnu Wikana, pemeran Jokowi. Keduanya mengaku mengemban tanggung jawab besar memerankan tokoh keduanya. "Terlebih, keduanya saat ini masih hidup. Sehingga penonton pasti akan membandingkan bagaimana kami memerankan tokoh aslinya," kata Teuku Rifnu.

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X