Jupe: di Tahanan Aku Disamakan Evita Peron

Kompas.com - 17/06/2013, 17:41 WIB
Julia Perez bebas penjara berbusana militer warna merah. Tribunnews.com/ JeprimaJulia Perez bebas penjara berbusana militer warna merah.
|
EditorTri Wahono
JAKARTA, KOMPAS.com - Meskipun enggan terjeblos kembali ke dalam tahanan, pedangdut sekaligus artis peran Julia Perez alias Jupe tetap saja memiliki kenangan yang tak bisa dilupakannya. Apalagi ketika kali pertama dirinya menghuni Rumah Tahanan Negara Pondok Bambu pada Mei 2013 lalu.

"Enggak seperti yang Jupe sering lihat, sering bayangin, katanya dunia penjara itu dunia keras. Tapi di dalam itu warga binaan adalah orang yang berusha untuk lebih baik. Aku diterima baik sekali," cerita Jupe dalam wawancara di Masjid Baitussalam, Komplek Billi & Moon, Duren Sawit, Jakarta Timur, Senin (17/6/2013).

Bahkan ketika itu Jupe mendapat sambutan yang luar biasa oleh warga binaan Rumah Tahanan Pondok Bambu. Katanya, ia disambut bak seorang tokoh kenegaraan asal Argentina, Evita Peron.

"Dari mulai meja registrasi, terus dibawa keliling pengenalan lingkungan, semua pada tepuk tangan. Jupe seperti Evita Peron," kisah perempuan bernama lahir Yuli Rachmawati tersebut.

Semenjak itu pula kehidupan Jupe berubah total. Ia merasa ditempa untuk menjadi manusia yang lebih baik lagi.

"Di sana itu jam 5 pagi sudah bangun, sudah shalat subuh. Jam 6 sudah buka kamar, sudah ngobrol-ngobrol. Di sana juga ada les ESQ, jadi Jupe belajar banget di situ, terus ada beberapa teman yang mau diajarin bahasa Inggris, ada yang ada yang minta diajarin bahasa Perancis, ada yang minta diajarin make up," ujarnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X