Saksi: Dimas Andrean Hardy Tendang Embar dan Acungkan Pisau

Kompas.com - 18/06/2013, 19:34 WIB
|
EditorAti Kamil
JAKARTA, KOMPAS.com -- Posisi bintang sinetron Dimas Andrean Hardy sebagai terdakwa semakin sulit dalam sidang pidana kasus penganiayaan dan kepemilikan senjata tajam yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (18/6/2013) sore.

Pada sidang dengan agenda mendengarkan keterangan saksi, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menghadirkan Sriati, seorang penghuni tempat kos milik korban, Sukmawan alias Lee.

Dalam kesaksiannya, Sriati mengaku bahwa dirinya telah mendengar suara gaduh pada saat terjadi keributan antara Dimas dengan Lee di teras lantai dua tempat kos itu.

"Saya langsung menengok ke bawah dan melihat Novi (istri Dimas) sedang cekcok mulut dengan Pak Sukmawan," ungkap Sriati dalam sidang.

Ketika itu Sriati juga melihat Dimas meluapkan emosinya dengan menendang sebuah ember sambil memegang sebilah pisau di tangannya. "Memegang sebilah pisau dan diacungkan," beber Sriati.

Dimas langsung membantah kesaksian Sriati ketika dirinya diberi kesempatan berbicara oleh Majelis Hakim. "Tidak menendang ember, tidak acungkan pisau, kejadiannya juga bukan di teras tapi di antara kamar 102 dan 103," bantah Dimas.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X