Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Petualangan Cinta di Chennai Express:

Kompas.com - 15/08/2013, 11:26 WIB
EditorAti Kamil
JAKARTA, KOMPAS.com -- Shah Rukh Khan hadir lagi dalam film komedi romantis, kali ini Chennai Express. Bintang Bollywod itu pun kembali bertemu dengan aktris Deepika Padukone lewat film arahan Rohit Shetty ini.

Chennai Express bercerita tentang Rahul (Shah Rukh Khan), yang sebatang kara saat kecil, namun kasih sayang orangtuanya digantikan oleh nenek dan kakeknya yang memiliki bisnis permen di Mumbai, India. Setelah merayakan ulang tahun ke-100, kakeknya meninggal. Pria berusia 40 tahun itu pun diminta oleh neneknya untuk menebarkan abu kakeknya di Rameswaram, daerah India Selatan. Permintaan itu bertentangan dengan rencana Rahul dan dua temannya untuk berlibur ke Goa--keinginan yang susah payah disetujui oleh kakeknya semasa masih hidup.

Rahul dan kawan-kawannya pun memutar otak. "Air dari Goa juga akan mengalir ke Rameswaram, jadi tebarkan saja abunya di Goa," usul kawannya.

Meski merasa sedikit bersalah, Rahul setuju. Namun, dia harus mengelabui neneknya terlebih dulu di stasiun kereta. Rahul pun menaiki Chennai Express, seakan-akan hendak pergi ke Rameswaram, padahal dia berniat turun di stasiun selanjutnya untuk melanjutkan perjalanan ke Goa bersama teman-temannya.
 
Saat Rahul berniat turun kereta, dia melihat seorang perempuan berlari mengejar Chennai Express. Dia pun mengulurkan tangannya untuk membantu Meenalochini Azhagu Sundaram atau Meenamma (Deepika Padukone) naik. Hal serupa dilakukannya kepada empat pria India yang ternyata sedang mengejar-ngejar Meenamma.
 
Rahul, yang berbicara dengan bahasa Hindi, tidak paham dengan pembicaraan Meenamma dan empat pria yang berkomunikasi dengan bahasa Tamil. Cara satu-satunya agar Rahul mengerti adalah mengandalkan Meenamma, yang mengerti bahasa Tamil dan Hindi, untuk menjadi penerjemah.
 
Film yang menghabiskan dana kira-kira Rp 133,8 miliar itu menghadirkan dialog komedi yang menghibur. Salah satunya menghubungkan adegan yang mirip dengan situasi dalam film-film terkenal yang menghadirkan bintang India. Misalnya, ketika Rahul bingung mendapati dirinya berada di kapal di tengah lautan, dia menatap samudera di sekelilingnya dan bertanya kepada dirinya sendiri, "Life of Pi?" mengacu ke film Life of Pi.
   
Seperti Rahul, yang bertualang dari Mumbai ke Rameshwaram dengan banyak peristiwa mewarnai perjalanannya, para penonton juga diajak melihat-lihat pemandangan alam indah India yang memukau. Kebun teh yang membentang, pedesaan yang asri, lautan megah, dan matahari terbenam yang romantis menjadi sebagian dari suguhan yang memanjakan mata.
 
Aksi Shah Rukh Khan (47), yang dalam film ini berperan tujuh tahun lebih muda dari usia sebenarnya, tetap memesona. Dia bisa membuat dirinya terlihat romantis, penuh kekonyolan, atau berubah jadi aktor laga.

Chennai Express merupakan film keduanya beradu akting dengan Deepika Padukone. Sebelumnya, mereka bertemu dalam film Om Shanti Om, pada 2007.
 
Cinta merupakan bahasa universal, itu yang ingin disampaikan dalam Chennai Express. Di tengah kebingungan Rahul berkomunikasi dengan ayah Meena dan Thangaballi, mereka tetap mengerti tentang cinta meski tidak ada yang menerjemahkannya.

Bisa jadi itu juga yang diharapkan dari film Bollywood ini. Meski didominasi dengan dialog berbahasa Hindi, film ini ingin diterima oleh masyarakat di dunia, tidak hanya di India. Film ini memang diputar di banyak negara, tidak hanya di India, tapi juga Peru, Maroko, Jerman, Swiss, Austria, Perancis, Israel, dan Indonesia.

Secara total, Chennai Express diputar di 3.550 layar dari 2.550 gedung bioskop India. Sementara itu, di kancah internasional, film ini diputar di 700 layar, termasuk 195 di AS, 175 di Inggris, 55 di Timur Tengah, dan 30 di Australia. Chennai Express juga telah disulihsuara menjadi beberapa bahasa, seperti Perancis, Spanyol, Arab, Jerman, Ibrani, Belanda, Turki, dan Melayu.
 
Film ini merupakan produksi dari rumah produksi Red Chillies Entertainment milik Shah Rukh Khan dan istrinya, Gauri Khan. Ghauri juga menjadi produsernya bersama Ronnie Screwvala dan Siddarth Roy Kapur. (Nanien Yuniar/Aditia Maruli)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+