Vokalis ERK, Cholil Mahmud, memahami kebingungan itu. "Iya, banyak yang bertanya, apa beda Pandai Besi dan Efek Rumah Kaca," katanya pada Selasa (27/8/2013) malam seusai menyanyi di pemberian penghargaan Arkipel International Documentary & Experimental Film Festival 2013, yang diadakan Forum Lenteng di Jakarta.
Jawaban Cholil sederhana, Pandai Besi itu proyek milik ERK. "Sebagian lagu Pandai Besi adalah lagu ERK yang diaransemen ulang menjadi lebih rumit dan kadang-kadang menjadi lebih panjang,” lanjutnya.
Malam itu, Cholil dan para anggota lainnya, Akbar Bagus Sudibyo (drum), Muhammad Asranur (keyboard), Andi "Hans" Sabarudin (gitar), Airil ”Poppie” Nurabadiansyah (bas), Agustinus Panji Mahardika (terompet), dan Natasha Abigail (vokal latar), membawakan enam lagu. Dua lagu di antaranya berjudul "Di Udara" untuk mengenang pejuang HAM Munir dan "Menjadi Indonesia".
Cholil paham festival film seperti Arkipel, yang diikuti film dari mancanegara, kurang mendapat dukungan. "Seperti biasa, sulit mencari sponsor untuk acara seperti ini. Semoga lain kali mendapat dukungan lebih besar," katanya. (TRI)
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!
Syarat & Ketentuan
Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.
Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.
Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.