Kuasa Hukum Upayakan Rehabilitasi untuk Roby "Geisha"

Kompas.com - 23/10/2013, 12:25 WIB
Band asal Pekanbaru, Geisha--Nard (kiri), Momo (kedua dari kiri), Aan (belakang), dan Roby (kanan)--menggelar konser live streaming ketika meluncurkan album kedua, yang bertajuk Meraih Bintang, di Gedung Pusat Perfilman Haji Usmar Ismail, Jakarta, Kamis (31/3/2011). Album kedua ini berisi sebelas lagu. KOMPAS/RADITYA HELABUMIBand asal Pekanbaru, Geisha--Nard (kiri), Momo (kedua dari kiri), Aan (belakang), dan Roby (kanan)--menggelar konser live streaming ketika meluncurkan album kedua, yang bertajuk Meraih Bintang, di Gedung Pusat Perfilman Haji Usmar Ismail, Jakarta, Kamis (31/3/2011). Album kedua ini berisi sebelas lagu.
|
EditorAti Kamil
JAKARTA, KOMPAS.com -- Oleh pihak berwajib, gitaris band Geisha, Roby Satria, telah dinyatakan positif menggunakan ganja atau canabis sativa. Tes membuktikan bahwa urine pria kelahiran Pekanbaru itu mengandung zat dari ganja.

"Sejak penangkapan, polisi sudah melakukan itu (tes urine). Hasilnya positif menggunakan ganja, seperti yang sudah dilansir pihak kepolisian," terang kuasa hukum Roby, N Jhon Hasyim Sangaji, dari Rambe Law Firm, dalam wawancara per telepon oleh Kompas.com di Jakarta, Rabu (23/10/2013) siang.

Dengan hasil tersebut, sudah cukup bagi Jhon untuk membuktikan bahwa kliennya merupakan pemakai. "Jadi, jelasnya, dia itu pemakai sekaligus korban dari bandar narkoba," kata Jhon.

Jhon berharap hal tersebut bisa menjadi rujukan bagi timnya untuk mengajukan upaya merehabilitasi Roby.  "Upaya itu sudah dilakukan tim kami ke BNN (Badan Narkotika Nasional)," ujarnya.

Menurut John, upaya itu akan berbuah jika pihak penyidik juga menyangkakan Roby dengan Pasal 127 KUHP, mengenai penyalahgunaan narkoba.

"Kami tidak akan mencampuri urusan penyidik karena sekarang ini Roby masih dikenakan Pasal 111 ayat 1 mengenai kepemilikan narkoba. Kalau dia sudah dinyatakan positif menggunakan ganja, semestinya dia dikenakan Pasal 127," terang Jhon.

Dengan sangkaan penyalahgunaan narkoba, lanjut Jhon, setidaknya hal itu bisa menjadi rujukan kuat untuk merehabilitasi Roby. "Ya, bisa jadi rujukan. Yang penting, bandarnya juga ditangkap, karena Roby hanya korban. Korban ini yang semestinya mendapatkan rehab, bukan ditangkap," tekan Jhon.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

 

Konten pilihan untukmu

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.