Kotak Bawakan Lagu untuk FTV

Kompas.com - 28/10/2013, 11:01 WIB
Grup rock KotaK menerima piala AMI Awards 2013 di Studio 8 RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (2/7/2013). KOMPAS.com/IRFAN MAULLANAGrup rock KotaK menerima piala AMI Awards 2013 di Studio 8 RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (2/7/2013).
EditorAti Kamil
JAKARTA, KOMPAS.com -- Jadwal pekerjaan yang sangat padat membuat para anggota band Kotak, Tantri (vokal), Chua (bas), dan Cella (gitar), lebih sering bersama daripada berkumpul dengan keluarga masing-masing. Banyaknya pekerjaan juga mengakibatkan grup musik beraliran rock yang berdiri pada 2004 itu agak lambat meluncurkan album baru.

"Susah dapat hari libur. Kayak hari ini, semestinya libur, tetapi mendadak ada pekerjaan ini," kata Tantri seusai konferensi pers tentang shooting film televisi berjudul Aishiteru, pekan lalu. Kotak mendapat bagian membawakan lagu soundtrack film yang akan diputar di Kompas TV dan Fuji TV itu, berjudul "Perfect Love" karya Fadly "Padi".

Menurut Tantri, order ke Kotak baru diterima tiga hari sebelum konferensi pers. "Tadi ketika Mas Fadly mengajak duet aku enggak berani. Belum hafal, he-he-he," katanya sambil tertawa. Chua yang berada di sebelahnya tersenyum.

Rata-rata dalam sebulan awak band Kotak yang terkenal lewat lagu, antara lain, berjudul "Hilang" dan "Pelan-pelan Saja" ini mendapat libur empat hari. Namun, saat libur juga lebih sering mereka gunakan untuk berkumpul.

"Biasanya kami datang ke kota tujuan manggung sehari sebelumnya. Nah, hari itu kami dapat libur," ujar Tantri. Bagaimanapun, ia bersyukur karena permintaan manggung terus mengalir. "Alhamdulillah, banyak pekerjaan, tapi produksi album barunya mundur dulu," ucap Tantri. (TRI)



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X