Pemain Bas Yudhi "Grass Rock" Meninggal Dunia

Kompas.com - 03/01/2014, 14:35 WIB
Jenazah Yudhi KOMPAS.com/IRFAN MAULLANAJenazah Yudhi "Grass Rock" diusung menuju mobil jenazah yang akan mengantarnya ke Tempat Pemakaman Umum Karet Bivak, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (3/1/2014) siang. Yudhi meninggal dunia dalam usia 49 tahun di Rumah Sakit Mitra Keluarga Cibubur, Jakarta Timur, Jumat dini hari.
|
EditorAti Kamil
CIBUBUR, KOMPAS.com — Awan duka menyelimuti dunia musik Indonesia, tak lama sesudah tahun berganti dari 2013 ke 2014. Pemain bas grup Grass Rock, Yudhi (49), meninggal dunia di Rumah Sakit Mitra Keluarga Cibubur, Jakarta Timur, Jumat (3/1/2014) kira-kira pukul 01.30 WIB. Kabar duka itu disampaikan kepada para kerabat, teman, kenalan, dan media secara berantai melalui BlackBerry Messenger (BBM).

"@MusicListForum turut berduka cita atas wafatnya Yudhi Grass Rock semalam di RS Mitra Cibubur. Rumah duka di Jl. Putri Tunggal Sumur Bandung 3, Harjamukti, Cibubur," tulis Sam Alatas dari Music List Forum, kepada Kompas.com di Jakarta, Jumat pagi.

Yudhi, yang bernama lahir Yudha Tamtama Aji bin Usman, dilarikan ke Rumah Sakit Mitra Keluarga Cibubur pada 30 Desember 2013 setelah terjatuh. "Jadi, dia katanya sempat jatuh, terus dibawa lari ke Mitra Cibubur. Meninggalnya tengah malam tadi," kata gitaris Grass Rock, Edi Kemphut, dalam wawancara di rumah duka Yudhi, kawasan Harjamukti, Cibubur, Depok.

Grass Rock, yang dibentuk Yudhi bersama Edi, Rere (drum), dan almarhum Dayan (vokal) di Surabaya, hijrah ke Jakarta pada 1986. Mereka kemudian mulai tenar pada 1989 dengan single "Anak Rembulan (Peterson)", yang diciptakan oleh almarhum Remy Soetansyah.

Setelah shalat Jumat dan shalat jenazah, Yudhi, yang meninggalkan dua istri, empat anak perempuan, dan satu anak lelaki, dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Karet Bivak, Tanah Abang, Jakarta Pusat, tempat ibu kandungnya dimakamkan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X