Nyanyian Iis Dahlia Dibeli Agum Gumelar Rp 25 Juta

Kompas.com - 25/01/2014, 16:10 WIB
|
EditorAti Kamil
JAKARTA, KOMPAS.com -- Nyanyian vokalis dangdut Iis Dahlia (41), "Terajana", dibeli seharga Rp 25 Juta oleh Agum Gumelar, yang pernah menjadi menteri perhubungan hingga ketua umum KONI Pusat. Itu terjadi dalam sebuah kegiatan lelang amal yang diadakan oleh GASS (Gabungan Artis dan Seniman Sunda) di Eclectic Cafe, Cilandak Town Square, Jakarta, Kamis (24/1/2014) malam, untuk membantu para korban letusan Gunung Sinabung di Sumatera Utara, banjir bandang di Manado, Sulawesi Utara, dan banjir di tempat-tempat lain di Tanah Air, termasuk di Jakarta.

"Terima kasih Pak Agum mau beli lagu saya. Indramayu enggak pernah banjir, sekarang malah katanya banyak buaya masuk ke rumah," jelas Iis, yang berasal dari Indramayu, Jawa Barat.

"Bekas pembantu saya hanyut, karena sungainya jebol. Kemarin sudah surut, tetapi airnya naik lagi sekarang. Belum ada bantuan, kemarin saya inisiatif buka posko sendiri," lanjutnya menjelaskan banjir di Indramayu.

Iis lalu membawakan lagu "Terajana". Tapi, Agum tidak lama hadir dalam acara tersebut. Ketika Iis belum lama menyanyi, Agum meninggalkan tempat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.