Kuasa Hukum: Nia Trauma Berhubungan Intim dengan Farhat

Kompas.com - 23/04/2014, 16:52 WIB
Nia Daniati menunggu sidang gugatan cerainya terhadap Farhat Abbas di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Rabu (16/4/2014). KOMPAS.com/IRFAN MAULLANANia Daniati menunggu sidang gugatan cerainya terhadap Farhat Abbas di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Rabu (16/4/2014).
|
EditorAti Kamil
JAKARTA, KOMPAS.com — Dalam sidang lanjutan gugatan cerai penyanyi Nia Daniati (50) atas pengacara Farhat Abbas (37), yang dilangsungkan di Pengadilan Agama (PA) Jakarta Selatan, Rabu (23/4/2014), tim kuasa hukum Nia menyatakan bahwa klien mereka itu mengalami trauma berhubungan intim dengan Farhat.

"Di sidang tadi Farhat bertanya kenapa Nia enggak mau berhubungan badan dengan Farhat. (Alasan Nia) oleh karena dia (Farhat) berganti-ganti wanita, belum lagi dia nikah siri. Ada keraguan Nia untuk bersetubuh dengan Farhat," terang kuasa hukum Nia, Indra Syahnun Lubis, dalam wawancara seusai sidang di PA Jakarta Selatan, Rabu (23/4/2014).

"Kita harus bertanya, 'Jangan-jangan dia (Nia) takut ada penyakit karena Farhat berganti-ganti wanita, lalu ke Nia," lanjut Indra.

Menurut Indra lagi, kliennya mengalami trauma.

"Ada rasa trauma Nia untuk bersetubuh dengan Farhat. Ada rasa ketakutannya ketika berhubungan badan dengan Farhat," sambung Indra.

Nia sendiri tak hadir dalam sidang lanjutan gugatan cerainya.

"Mohon maaf, Nia tadinya mau datang. Berhubung jadwal sidangnya cepat dan kami hanya mendengarkan saksi dari Farhat Abbas, yang jelas-jelas menjelekkan penggugat (Nia). Dia (Farhat) enggak usah menghadirkan saksi karena enggak ada gunanya," ujar kuasa hukum lain Nia, Susanti Agustina.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X