Soal "YKS", Hipnoterapis Ferdian Juga Meminta Maaf - Kompas.com

Soal "YKS", Hipnoterapis Ferdian Juga Meminta Maaf

Kompas.com - 24/06/2014, 18:20 WIB
KOMPAS.com/IRFAN MAULLANA Selasa (24/6/2014) siang, salah seorang pengunjuk rasa menunjukkan poster bertulisan YKS, Yayasan Kurang Sopan. Menurut pihak keluarga dan penggemar Benyamin Sueb, tayangan Yuk Keep Smile (YKS) episode 20 Juni 2014 berisi aksi penghinaan terhadap Benyamin Sueb.

JAKARTA, KOMPAS.com
 — Hipnoterapis Ferdian Setiawan Setiadi menyadari kesalahannya sewaktu menghipnosis Caisar Putra Aditya dalam acara televisi Yuk Keep Smile (YKS) episode 20 Juni 2014. Pada tayangan yang disiarkan langsung itu, dalam aksi hipnosisnya, ia memberi sugesti kepada Caisar agar bintang YKS tersebut tak takut lagi terhadap anjing dan menganggap hewan itu lucu seperti seniman legendaris Betawi, Benyamin Sueb.

Karena aksi tersebut, Ferdian dikritik oleh para pemirsa, tak terkecuali yang menggunakan media sosial. Ia dianggap menghina Benyamin. Oleh karena itu, kemudian secara terbuka ia meminta maaf melalui akun Twitter-nya.

"Mohon Maaf U/ Waga Betawi. Bukan mksud untuk Melcehkan Ybs. Sy sudah meminta maaf & Menjelaskan maksudnya | Sy juga penggemar Beliau.. Trims," tulis pemilik akun @FerdiansSetiadi ini, Selasa (24/6/2014).

"Kami Sudah Mreminta maaf dan klirifikasi secara Live..| Sekali lagi mohon Maaf yang sebesar2 nya. | Trrimakasih atas Masukan dan Teguranya," tulis dia lagi.

Sementara itu, menanggapi protes dari pihak keluarga dan penggemar Benyamin, pihak TransTV dan tim produksi YKS mengaku menyadari kesalahan itu.

"Setelah mereview ulang tayangan YKS tersebut, adegan tersebut tidak seharusnya dilakukan Ferdian, namun sama sekali tidak ada unsur kesengajaan dan dilakukan secara spontan pada saat siaran langsung tayangan YKS, sehingga kami tidak bisa memotong adegan tersebut," tulis Kepala Departemen Marketing Public Relations TransTV A Hadiansyah Lubis, dalam siaran pers yang diterima oleh Kompas.com di Jakarta, Selasa (24/6/2014).

Menurut Hadiansyah, pihaknya langsung membuat klarifikasi dan memohon maaf atas kesalahan tersebut melalui segmen berikutnya dalam tayangan itu.

"Pada segmen berikutnya kami juga melakukan klarifikasi langsung sekaligus menyampaikan permohonan maaf terkait peristiwa tersebut," tulis Hadiansyah lagi.


EditorAti Kamil

Close Ads X