Setelah Ramadhan dan Lebaran, Last Child Akan Beri "Surprise"

Kompas.com - 03/08/2014, 12:47 WIB
Band Last Child berpose berkunjung ke kantor Redaksi Kompas.com di Jakarta, Rabu (2/7/2014). KOMPAS.com/IRFAN MAULLANABand Last Child berpose berkunjung ke kantor Redaksi Kompas.com di Jakarta, Rabu (2/7/2014).
|
EditorAti Kamil
JAKARTA, KOMPAS.com -- Setelah Ramadhan dan Idul Fitri 1435 Hijriah, yang bertepatan dengan 2014, band Last Child, yang terdiri dari Virgoun (vokal dan gitar), Mamie (gitar), Dimaz (bas), dan Ipank (drum), akan merilis single terkini mereka. Sebelumnya, grup tersebut sudah mengeluarkan lagu-lagu "Seluruh Nafas Ini" (featuring Gisella Anastasia), "Sekuat Hatimu", dan "Tak Pernah Ternilai".

"Yang dipromoin masih 'Tak Pernah Ternilai'. Tapi, untuk bulan ini, kalau di-approve, kami akan buat single berikutnya, dan setelah Ramadhan kami siap promoin single itu," kata Virgoun sekaligus mewakili teman-teman sebandnya.

Virgoun mengatakan pula, dalam single baru mereka, Last Child akan tetap memertahankan musik emo yang menjadi ciri mereka sejak bergabung di Jakarta pada 2006. Namun, lanjut Virgoun, mereka akan menyajikan nuansa musik yang belum pernah mereka suguhkan melalui tiga single mereka sebelumnya.

"Nuansanya, lagu berikutnya gue enggak hanya main gitar dan nyanyi, tapi gue coba main piano. Lagu ini lebih agresif dan banyak unsur minor, gue coba kasih sound yang berat. Paling unsur popnya ada di vokal aku dan bunyi piano, sisanya tetap geber, tetap ada part akustik, tapi enggak sekuat yang dulu karena nonjolin piano," jelas Virgoun.

"Kami mau ngasih surprise. Eksperimen sound-nya juga akan beda banget," ujar Virgoun.

Last Child juga berjanji akan memertahankan musik mereka, yang menurut mereka tidak sama dengan umumnya musik pop dalam industri musik Tanah Air.

"Kalau dibilang pop untuk standar Indonesia, musik kami bisa dibilang jauh. Cuma, kalau distorsi gitarnya bener-bener dikurangi, akan jadi pop banget. Bersyukur kami punya produser walau pun perempuan kupingnya Amerika banget. Dari seluruh single dalam album kami, pas kemarin rekaman saya kurangi distorsinya, eh malah disuruh balikin lagi, jangan dikurangi distorsinya. Musik Last Child bisa dibilang indie rock, American rock, ada country-nya juga," jelas Virgoun lagi.

Baca tentang


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X