Sandy Tumiwa Bantah Lakukan KDRT terhadap Tessa Kaunang

Kompas.com - 01/09/2014, 23:07 WIB
Tessa Kaunang seusai menjalani sidang kedua gugatan cerainya terhadap Sandy Tumiwa di Pengadilan Negeri Jakarta selatan, Senin (1/9/2014) BENEDICTUS GEMILANG ADINDATessa Kaunang seusai menjalani sidang kedua gugatan cerainya terhadap Sandy Tumiwa di Pengadilan Negeri Jakarta selatan, Senin (1/9/2014)
|
EditorAti Kamil
JAKARTA, KOMPAS.com -- Artis peran Sandy Tumiwa (32), melalui tim kuasa hukumnya, membantah telah melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap artis peran yang juga pembawa acara Tessa Kaunang selaku penggugat cerai.

"Ini hanya perbedaan pandangan dan cekcok saja. KDRT enggak lah, saya memang mendengar isu-isu itu di media, tapi bisa dibuktikan enggak KDRT itu. Sesuai aturan hukum harus ada bukti," kata Andrico Saputera, salah satu kuasa hukum Sandy, dalam wawancara usai sidang kedua dalam proses perceraian Sandy dari Tessa, di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Senin (1/9/2014).

Menurut kuasa hukum lain Sandy, Firman Chandra, jika benar Tessa mengaku mengalami KDRT, seharusnya Tessa melampirkan bukti visum dalam gugatan cerainya.

"Kenapa sejak awal tidak dilampirkan bukti kalau ada KDRT, misalnya ada bukti visum kalau memang itu KDRT," tekan Firman.

Sementara itu, menurut kuasa hukum Tessa, Asnawi Paramitra Patandjengi, KDRT bukan merupakan penyebab kliennya menggugat cerai.

"Bukan itu alasannya. Kalau itu terjadi, klien saya sudah memaafkan, dan bukan itu masalahnya. Ini semata-mata karena tidak lagi bisa bersama, ada prinsip mendasar yang berbeda," kata Asnawi.

"Sudah berlalu," timpal Tessa.

"Poin pertama adanya cekcok, tidak ada upaya damai dan itu sudah melibatkan orangtua, dan upaya itu sudah dilakukan di kantor (pengacara) Bu Elza Syarief," ujar Andrico menanggapi pernyataan pihak Tessa.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X