Shaggydog: Yogyakarta Bikin Kangen

Kompas.com - 09/10/2014, 20:31 WIB
Shaggydog tampil dalam festival musik Soundrenaline 2014: Voice of Choice, di Lanud Polonia, Medan, Sumatera Utara, Sabtu (7/6/2014). KOMPAS.com/IRFAN MAULLANAShaggydog tampil dalam festival musik Soundrenaline 2014: Voice of Choice, di Lanud Polonia, Medan, Sumatera Utara, Sabtu (7/6/2014).
EditorAti Kamil
JAKARTA, KOMPAS.com -- Band Shaggydog tak ingin meninggalkan Kota Yogyakarta. Bagi band yang mengusung musik ska, reggae, jazz, dan rock n roll ini, "Kota Gudeg" selalu bikin kangen. Pada 7 Oktober, Yogyakarta baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke-258.

"Yogyakarta itu nyaman dan ngangeni, istimewa dan sederhana. Dulu kami pernah punya keinginan pindah ke Jakarta. Tapi, kemudian dipikir-pikir lagi, kalau bisa tetap berkarya dari Yogyakarta, kenapa harus pindah," ungkap vokalis Shaggydog, Heru Wahyono.

Selain Heru, Shaggydog beranggotakan Richard (gitar), Raymond (gitar), Aloysius Oddisey atau Bandizt (bas), Lilik (keyboard), dan Yoyok (drum). Band ini terbentuk tahun 1997 di Kampung Sayidan, Yogyakarta.

"Meski tetap di Yogya, jadwal kami selalu padat. Nanti kalau pindah ke Jakarta, malah enggak ada yang kangen kami," kata Heru.

Baru-baru ini, label milik Shaggydog, Doggyhouse Records, merilis album kompilasi Doggybarks Compilation Volume #1. Selain Shaggydog, album ini juga diisi 13 band asal Yogyakarta dari berbagai genre musik. Band itu antara lain Something Wrong, FSTVLST, Serigala Malam, D.P.M.B, Everyday, dan Gerap Gurita.

"Kami mengajak teman-teman dari Yogyakarta supaya karyanya bisa dipublikasikan sampai ke skala nasional. Kami juga baru menyelesaikan rekaman lagu 'Pion', hasil kolaborasi dengan Sujiwo Tejo," ungkap Heru. (SIE)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X