Tarsan: Demi Ludruk Bangkit

Kompas.com - 16/12/2014, 16:25 WIB
EditorAti Kamil
JAKARTA, KOMPAS.com -- Komedian Tarsan (69) hari Kamis (11/12/2014) malam muncul di pameran seni rupa "Asam Garam Bentara" di Bentara Budaya Jakarta. Saat melihat pementasan ludruk Budhi Wijaya dari Jombang, Jawa Timur, di halaman Bentara Budaya, ia terlihat semringah.

"Ini pertama kali ludruk dibawa dari Jombang ke Jakarta untuk manggung," ujar lelaki kelahiran Malang, Jawa Timur, ini. Ludruk adalah salah satu jenis kesenian rakyat Jawa Timur. Tarsan dibesarkan oleh kesenian yang banyak terdapat di Malang, Jombang, dan Surabaya itu.

Salah satu komedian senior di grup Srimulat ini menceritakan, dirinya mulai main ludruk saat kelas I SMP tahun 1958 di Malang. Kemudian, ia bergabung ke ludruk yang diasuh Resimen 412 (TNI Angkatan Darat). Waktu itu, TNI AD, TNI AU, dan Brimob (kepolisian) memiliki ludruk.

"Di samping ngeludruk, tugas saya memberikan penerangan kepada masyarakat agar tak terhasut oleh partai yang (waktu itu) diharamkan pemerintah,” jelasnya.

Seiring dengan perkembangan zaman, ludruk tobong (mengadakan pertunjukan secara keliling) hampir tak ada. Tarsan berharap pementasan ludruk itu akan membawa kebangkitan bagi kesenian tersebut.

"Saya usul, ada peraturan daerah di Jawa Timur yang mengatur agar pada perayaan hari nasional, wajib nanggap ludruk," ujar Tarsan yang berharap ludruk tetap hidup. (TRI)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

 

Konten pilihan untukmu

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.