Banyak Artis Simpan Darah Tali Pusat Anaknya

Kompas.com - 28/12/2014, 07:44 WIB
Indra Bekti beserta istri dan anaknya. TRIBUNNEWS/JEPRIMAIndra Bekti beserta istri dan anaknya.
EditorTri Wahono


KOMPAS.com
- Banyak artis juga menyimpan darah tali pusat anaknya. Sebut saja Indra Bekti dengan Cellsafe, Indi Barends dengan Babybanks, dan paling terkini Ashanty dengan Cryocord.

Indra Bekti menyimpan darah tali pusat anak pertama, Davania Sahira Indra Bekti. Dalam sebuah testimoni, Bekti mengatakan menyimpan darah tali pusat dilakukan untuk investasi kesehatan jangka panjang Davania.

"Ketika si pemilik sel jatuh sakit dan memerlukan pertolongan, sel darah yang disimpan akan dibentuk menjadi sel lain yang diharapkan bisa membantu proses penyembuhan. Kemudian sel yang sudah diubah dimasukkan ke dalam tubuh si pemilik darah. Sebagai orang tua, saya akan terus mengikuti isu kesehatan yang sedang bergulir. Intinya, ini demi kebaikan si kecil kelak. Orang tua wajib mengupayakan," ujarnya.

Alasan lain diungkapkan ibu dari Athar Rafasya (3), Jade Ayu Prasanthi (30). Jade menyimpan sel punca Rafa sejak 2011 lantaran khawatir penyakit ITP (Immune Thrombocytopenic Purpura) yang pernah diidapnya menurun ke anak.

ITP merupakan kelainan darah berkaitan dengan sistem kekebalan tubuh manusia. Penderita mengalami penurunan jumlah sel pembekuan darah (trombosit) sehingga menimbulkan pendarahan. Trombosit normal sekitar 150 ribu-450 ribu/mm3, sedangkan penderita ITP jumlah trombositnya sekitar 20 ribu-25 ribu/mm3.

"Jadi kayak kena demam berdarah. ITP membuat kekebalan tubuh saya berkurang," kata Jade ketika dihubungi Tribun Jateng.

Jade mengatakan dokter yang menangani sakitnya meyakinkan jika ITP bukan penyakit menurun. Meski demikian, Jade tetap merasa khwatir ITP menurun ke Rafa di kemudian hari.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saat mengandung empat bulan, saya dan suami memutuskan untuk memakai jasa Cordlife untuk menyimpan darah tali pusat Rafa," kata wanita yang tinggal di Jakarta.

Jade mengatakan berdasarkan informasi yang diberikan agen, sel punca dapat menyembuhkan penyakit di antaranya leukimia, jantung, dan penyakit darah lain. Tingkat kecocokan dengan si pemilik yakni 100 persen, saudara sekandung 50 -75 persen, ibu 50-75 persen, dan ayah 25-50 persen. Semakin jauh kekerabatan dengan pemilik, makin berkurang kemungkinan kecocokannya.

Darah tali pusat Rafa disimpan di Indonesia. Jade mengambil jasa penyimpanan tahunan dengan dikenakan biaya tahun pertama Rp 11,5 juta, kemudian biaya tahun berikutnya dikenakan Rp 1,65 juta.

"Tagihan tiap tahun akan dikirim ketika Rafa ulang tahun. Saya lakukan ini untuk investasi kesehatan dan jaga-jaga kalau kemudian hari ketika Rafa sudah dewasa sakit. Tapi saya harap itu tidak terjadi," kata Jade.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.