Kuasa Hukum: Saksi Tak Pernah Lihat KDRT Nikita Mirzani

Kompas.com - 12/01/2015, 19:58 WIB
Nikita Mirzani sesudah diwawancara di kawasan Ragunan, Jakarta Selatan, Selasa (28/10/2014) KOMPAS.com/IRFAN MAULLANANikita Mirzani sesudah diwawancara di kawasan Ragunan, Jakarta Selatan, Selasa (28/10/2014)
|
EditorHindra Liauw
JAKARTA, KOMPAS.com - Suzane Louise, seorang saksi dari pihak suami artis peran Nikita Mirzani, Sajad Ukra, disebut tidak pernah melihat secara langsung kekerasan dalam rumah tangga bintang film Comic 8 tersebut.

"Hari ini tergugat menghadirkan saksi seorang perempuan dari Singapura namanya Suzane Louise. Dia sahabat Sajad. Si saksi ini bilang dia tahu hubungan rumah tangga Sajad tidak harmonis hanya dari ceritanya Sajad. Bahwa dia tahu pemukulan, itu hanya dari Sajad. Dia tidak melihat langsung saat kejadian," tutur kuasa hukum Nikita, Cakra WK Arsyad dalam wawancara usai sidang perceraian kliennya di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Senin (12/1/2015).

Ramai diberitakan sebelumnya, Nikita mengakui telah terjadi percekcokan yang disertai kekerasan antara dirinya dengan Sajad. Kejadian tersebut terjadi sebelum pernikahan Nikita dan Sajad.

"Awalnya Sajad mengajak Niki untuk menikah. Tapi Niki menolak. Dari situlah terjadi perselisihan pertengkaran sampai terjadi pemukulan itu," ungkap Cakra.

"Tadi kami juga tanyakan apakah dia tahu kekerasan yg dilakukan Jed (biasa Sajad disapa) ke Niki di Bali dan Singapura. Ternyata, dia (Suzane) tidak tahu. Dia hanya tahu cerita dari Jed tentang pemukulan di kepala," sambungnya.

"Saksi bilangnya mengetahui hubungan tidak harmonis dan adanya pertengkaran dan luka-luka tapi hanya diceritakan Sajad. Dia tak tahu ada luka juga di Nikita. Saksi ternyata akhirnya mengakui foto tersebut sebelum menikah," tambah kuasa hukum Nikita lainnya, R.N Putra Anugrah.

Telah diberitakan sebelumnya, Nikita mengaku mengalami tindak kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang diduga dilakukan Sajad. Gugatan tersebut terdaftar dengan nomor perkara 3170/Pdt.G/2013/PA.JS, pada 24 Desember 2013. Nikita dan Sajad pun menjalani sidang cerai pertama pada 4 Februari 2014.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X