"Lamaran" Kahitna untuk "Raisa" dalam Syukuran Kompas Gramedia 2015

Kompas.com - 22/01/2015, 18:22 WIB
Grup band Kahitna tampil dalam Syukuran Kompas Gramedia 2015: Pesta Rakyat di pelataran parkir Gedung Kompas Gramedia, Jalan Palmerah Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (22/1/2015) siang. KOMPAS.com/IRFAN MAULLANAGrup band Kahitna tampil dalam Syukuran Kompas Gramedia 2015: Pesta Rakyat di pelataran parkir Gedung Kompas Gramedia, Jalan Palmerah Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (22/1/2015) siang.
|
EditorAti Kamil
JAKARTA, KOMPAS.com -- Ketiga vokalis Kahitna--Hedi Yunus, Carlo Saba, dan Mario Ginanjar--"melamar" seorang perempuan yang mereka panggil Raisa. Hal itu mereka lakukan ketika band yang dibentuk di Bandung tersebut memeriahkan acara Syukuran Kompas Gramedia 2015: Pesta Rakyat di pelataran parkir Gedung Kompas Gramedia, Jalan Palmerah Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (22/1/2015) siang.

Ketika itu, Hedi, Mario, dan Carlo meminta perempuan yang sesungguhnya bernama Wita tersebut naik ke panggung. Wita berdiri didampingi oleh mereka, yang melamarnya dengan nyanyian "Tak Sebebas Merpati".

Para penonton perempuan dalam acara tersebut menjerit ketika Hedi bersimpuh sambil memegang jari-jari tangan Wita bagai sedang melamar, Carlo berdiri dan memegang jari-jari tangan lain Wita, dan Mario berdiri sambil menyandarkan kepalanya di bahu Wita. Adegan itu diiringi oleh permainan musik Yovie Widianto (piano), Bambang Purwono (keyboard), Dody Is (bas), Andrie Bayuadjie (gitar), Harry Suhardirman (perkusi), dan Budiana (drum).

Jerit para penonton kemudian berganti dengan tawa karena humor yang dilontarkan oleh Hedi, Mario, dan Carlo.

"Jari manisnya dia, jempolnya gue," ujar Hedi bercanda.

Wita bukan vokalis Raisa. Ia Talent Coordinator KompasTV.

"Namanya siapa?" tanya Mario.

"Wita," jawabnya.

Wita merupakan satu-satunya penonton Syukuran Kompas Gramedia yang bisa berlama-lama bersama Kahitna di panggung. Mario spontan memanggil Wita dengan nama Raisa begitu melihat Wita bersama para penonton lainnya.

"Wah, ada Raisa. Sini naik ke atas panggung," seru Mario sambil menjemput Wita.

Suasana riang gembira terasa sejak Kahitna menggelindingkan lagu-lagu "Bagaimana" dan "Tentang Diriku" sebagai pembuka repertoar mereka.

"Cuaca dingin (udara sejuk sehabis hujan) gini enaknya berbagi cinta ya sama Kahitna. Walaupun masih banyak yang jomblo," kata Mario sebelum bersama rekan-rekan Kahitna-nya menyajikan "Merenda Kasih" dan "Aku, Dirimu, Dirinya".

Mewakili rekan-rekannya, Hedi mengaku senang bisa memeriahkan Syukuran Kompas Gramedia.

"Senang sekali Kahitna bisa hadir di sini, di salah satu media terbesar di Indonesia, media yang paling hit, paling legend. Kalau musisi belum ditayangin (diberitakan) Kompas, ini belum sah," tutur Hedi sebelum Kahitna menyuguhkan "Andai Dia Tahu".

"Ini luar biasa banget energinya dari penonton di sini. Padahal, aku belum makan, lho," lanjutnya usai "Katakan Saja" dan "Takkan Terganti".

"Coba kalian bisa enggak, enggak nyanyi dulu, di lagu ini?" pinta Yovie, yang kali ini ikut berbicara.

"Karena di kontrak, kalau kalian nyanyi terus, nanti kami enggak dibayar," canda Hedi sebelum Kahitna menggulirkan "Mantan Terindah".

"Wah, masih banyak yang nyanyi ya," potong Yovie di pertengahan lagu, karena para penonton masih ikut menyanyi.

Kahitna pun lalu melanjutkan "Mantan Terindah". Sebagai penutup repertoar mereka dalam Syukuran Kompas Gramedia 2015, Kahitna menampilkan "Setahun Kemarin", "Cerita Cinta", dan "Cantik".

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X