Pemerintah Tunisia: Lokasi Shooting Film "Star Wars" Tetap Aman

Kompas.com - 01/04/2015, 14:53 WIB
EditorAti Kamil
TUNIS, KOMPAS.com -- Ketua klub penggemar Star Wars di Tunisia dibanjiri pesan dari rekan-rekannya di luar negeri. Mereka menyatakan khawatir karena berita yang menyebut bahwa lokasi pengambilan gambar film Star Wars di kota Tataouine atau Tatooine, Tunisia, diserang oleh sebuah pihak bersenjata.

Salah satu media televisi dan online AS menayangkan sebuah berita keliru mengenai kondisi set film Star Wars tersebut. Media itu memberitakan bahwa lokasi shooting film yang ikonik itu merupakan tempat persinggahan pihak ISIS yang masuk ke Tunisia dari Libya. Berita tersebut langsung menyebar secara online.

Menurut berita itu, senjata-senjata ditemukan di Tataouine atau Tatooine, kota di Tunisia yang namanya diambil dari nama planet tempat asal Luke Skywalker dalam Star Wars. Pejabat Tunisia meyakinkan semua pihak bahwa tidak ada yang perlu dikhawatirkan.

"Informasi itu tidak benar dan tanpa landasan dan tidak mencerminkan keadaan sebenarnya," kata Mohammed Sayem, seorang anggota komisi turisme di kota Tozeur.

Timbulnya kekhawatiran para penggemar Star Wars itu tidaklah mengherankan. Pada 18 Maret 2015 waktu setempat, di Museum Bardo, Tunis, Ibu Kota Tunisia, telah terjadi serangan oleh pihak bersenjata yang menewaskan 21 orang.
 
Kolonel Mokhtar Hammami dari pasukan Garda Nasional Tunisia mengatakan kepada Associated Press, tak kurang dari 1.500 personel, termasuk pasukan khusus, pasukan dengan anjing pelacak bom, dan pasukan penjinak bom, melakukan patroli di lokasi pengambilan gambar film tersebut.

"Saya bisa mengatakan kepada Anda tanpa rasa ragu sedikit pun bahwa semuanya berlangsung seperti biasa, bahwa kami melihat peningkatan jumlah turis asing dan juga dari dalam negeri di lokasi," ujarnya.

Kabar ancaman ISIS tersebut sempat beredar luas termasuk di Twitter, walaupun lokasi shooting film Star Wars di Tunisia berada jauh dari Tatouine, ratusan kilometer dari wilayah yang disebut-sebut itu.

"Kami berkewajiban untuk meyakinkan teman-teman kami dan para penggemar lainnya di luar negeri bahwa semua baik-baik saja, lokasi pengambilan gambar mendapat pengawalan, bahkan ada festival musik elektronika di sana baru-baru ini," ujar Abderrahman Amer, seorang penggemar Star Wars di Tunisia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.