"Artis Pakai Narkoba Ditangkap, Kenapa Pelaku Pembajakan Enggak?"

Kompas.com - 20/04/2015, 15:21 WIB
Ashanty Siddik bersama Asosiasi Industri Rekaman Indonesia (ASIRI), sowan kepada Kapolri Badrodin Haiti di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (17/4/2015). KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENG PANGERANGAshanty Siddik bersama Asosiasi Industri Rekaman Indonesia (ASIRI), sowan kepada Kapolri Badrodin Haiti di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (17/4/2015).
|
EditorIrfan Maullana
JAKARTA, KOMPAS.com -- Vokalis Ashanty Siddik (31) berharap pihak kepolisian juga memiliki rasa peduli yang besar dalam menjerat pelaku pembajakan karya bermusik. Bukan hanya bersemangat menangkap artis yang terjerat kasus narkoba.

"Jadi kami harap bukan hanya (artis) kena narkoba yang ditangani. Artis yang kena narkoba wah kayaknya prestasi buat polisi. Kenapa enggak (dengan pelaku) pembajakan," kata Ashanty dalam wawancara usai dirinya bersama Asosiasi Industri Rekaman Indonesia (ASIRI) sowan kepada Kapolri Badrodin Haiti di Mabes Polri, Jakarta Selatan, baru-baru ini.

Menurut istri artis musik dan anggota dewan Anang Hermansyah itu, selama ini pihak berwajib tak acuh tangan dengan praktik pembajakan karya bermusik. Kata dia, masih banyak CD berisi lagu-lagu bajakan yang dijual bebas, sementara lagu-lagu artis musik juga digunakan bebas di rumah karaoke tanpa membayar royalti yang semestinya kepada penyanyi dan penciptanya.

"Karaoke, mall, atau hotel pakai lagu kami. Diputer tapi pencipta dan penyanyi tidak dapat apapun. Dampaknya pasti besar banget. Inikan masalah udah puluhan tahun. Dari Kapolri siapa ke siapa enggak pernah ada penindakan secara lanjut," tekan Ashanty.

"Tapi kita lihat, dengan kepemimpinan Badrodin Haiti kita harapkan ini bukan hanya menjadi satu wacana. Memang tidak menghapus tapi menekan," tambahnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X