Artis dan Model yang Dijajakan RA Berusia di Atas 22 Tahun

Kompas.com - 11/05/2015, 14:48 WIB
RA, mucikari atau germo yang menjajakan artis dan model, berada di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Senin (11/5/2015). KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENG PANGERANGRA, mucikari atau germo yang menjajakan artis dan model, berada di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Senin (11/5/2015).
|
EditorAti Kamil
JAKARTA, KOMPAS.com — Mucikari atau germo berinisial RA yang ditangkap pada Jumat (8/5/2015) lalu oleh Polres Metro Jakarta Selatan mengaku bahwa para pekerja seks komersial (PSK) berprofesi artis dan model yang ia tawarkan berusia di atas 22 tahun.

"Usia di atas 22 tahun biasanya. Latar belakang artis atau model," kata RA dalam wawancara di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Senin (11/5/2015).

RA bercerita, ia berkenalan dengan para PSK-nya ketika masih menjadi make-up artist atau penata rias. Dari obrolan teman ke teman, transaksi prostitusi pun terjadi, dan ia menyebutnya sebagai "arisan".

"Saya merekrut sendiri, dari teman ke teman. Iya benar, 200 orang. Hampir setengah lebih digunakan untuk prostitusi," ucapnya.

Mengenai harga, RA mengatakan, bukan dirinya yang mengatur hal tersebut. Semuanya bergantung pada negosiasi antara pelanggan dan artis atau model. Ia hanya bertugas memperkenalkan PSK kepada pelanggan, atau mengantarnya bertemu pelanggan.

"Kalau rate harga, sesuai 'anak' (artis dan model) dan klien yang mengajukan. Permintaan perempuan, itu tamu, klien, yang minta. Saya tak ada katalog foto, semua dilakukan melalui telepon," kata RA.

Penangkapan dan penahanan RA dilakukan oleh Polres Metro Jakarta Selatan pada Jumat lalu di sebuah hotel berbintang lima di Jakarta Selatan. Pada kesempatan yang sama, seorang perempuan yang diduga artis sekaligus model majalah dewasa, berinisial AA, ikut terjaring dan dijadikan saksi.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X