Nia Daniaty: Saya Berdoa, Allah Berkehendak Lain

Kompas.com - 26/06/2015, 12:57 WIB
Penyanyi pop Nia Daniaty hadir pada acara peragaan busana muslim kaftan karya Amy Atmanto dalam kegiatan amal bertajuk Act for Humanity; di outlet Royal Kaftan, Tebet Timur, Jakarta Selatan, Kamis (17/7/2014). Fashion show itu merupakan aksi peduli Gaza yang ditunjukkan oleh Amy dengan menggelar koleksi Ied Mubarak-nya. TRIBUNNEWS.COM/JEPRIMAPenyanyi pop Nia Daniaty hadir pada acara peragaan busana muslim kaftan karya Amy Atmanto dalam kegiatan amal bertajuk Act for Humanity; di outlet Royal Kaftan, Tebet Timur, Jakarta Selatan, Kamis (17/7/2014). Fashion show itu merupakan aksi peduli Gaza yang ditunjukkan oleh Amy dengan menggelar koleksi Ied Mubarak-nya.
|
EditorAti Kamil
JAKARTA, KOMPAS.com -- Nia Daniaty (51), yang pernah populer pada 1980-an sebagai penyanyi pop, mengingat saat-saat menjelang kedua cucu kembarnya meninggal dunia pada 19 Juni 2015. Ketika itu, Nia menunggui dua bayi lelaki tersebut, yang dirawat di rumah sakit setelah dilahirkan prematur oleh Olivia Nathania atau Oi, putri Nia.

"Saat itu dipakein alat, saya pengangin tangan (cucu-cucunya). Saya tinggal ke toilet, dapat kabar udah enggak ada (meninggal)," tutur Nia kepada para wartawan setelah mengadakan tahlilan di kediamannya, Jalan Kemang Utara VII, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Kamis (25/6/2015) malam.

Nia bercerita, ketika menunggui cucu-cucunya itu di ruang perawatan intensif rumah sakit, ia selalu memanjatkan doa untuk keselamatan mereka. Namun, Sang Maha Pencipta berkehendak lain.

"Saya berdoa agar bisa diatasi segala sesuatunya. Tapi, Allah berkehendak lain," tuturnya lagi.

Nia berkisah lagi, ia sempat menggendong dua bayi yang diberi nama Muhamad Mika Prasetya dan Muhamad Miko Prasetya itu setelah dikafani oleh suami Oi, Ardi Prasetya.

"Sempet gendong saat dikafani," ucapnya.

Nia mengaku berusaha tegar melepas kepergian mereka untuk selama-lamanya.

"Ini yang terbaik dari Allah," ucapnya lagi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut Oi, ketika ia melahirkan, bayi-bayinya itu baru enam bulan dalam kandungannya.

"Aku saat itu pecah ketuban, mau enggak mau harus operasi," kata Oi, yang sudah punya satu anak perempuan, Shaakila Ardistya Daniaty, yang berusia enam bulan.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.