Polisi Sebut Vitalia Sesha dan Enam Rekannya Berpesta Narkoba

Kompas.com - 14/07/2015, 13:35 WIB
Pihak Polres Jakarta Utara memberi keterangan kepada para wartawan di Kantor Polsek Pademangan, Jakarta Utara, Selasa (14/7/2015) siang,  mengenai kasus dugaan penyalahgunaan narkoba yang menjerat model majalah pria dewasa Vitalia Sesha. KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENG PANGERANGPihak Polres Jakarta Utara memberi keterangan kepada para wartawan di Kantor Polsek Pademangan, Jakarta Utara, Selasa (14/7/2015) siang, mengenai kasus dugaan penyalahgunaan narkoba yang menjerat model majalah pria dewasa Vitalia Sesha.
|
EditorAti Kamil
JAKARTA, KOMPAS.com -- Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Susetio Cahyadi, menyebut bahwa model majalah pria dewasa Vitalia Sesha (28) atau Vita, diduga sedang berpesta narkoba bersama enam rekannya ketika polisi melakukan penggrebekan di kamar bernomor 657 di Hotel Mercure Ancol, Jakarta Utara, pada Sabtu lalu (11/7/2015).

"Ya, dia (Vita) salah satu di antara tujuh pemuda-pemudi di kamar. Mereka sedang berpesta narkoba saat itu," kata Susetio ketika memberi keterangan mengenai kejadian tersebut di Polsek Pademangan, Jakarta Utara, Selasa (14/7/2015) siang.

Vita bersama keenam rekannya, yaitu PF, DC, MF, YWSK, CK, dan SR, ditangkap oleh pihak Polsek Pademangan kira-kira pukul 15.30 WIB. Menurut Susetio, mereka dalam keadaan sadar ketika ditangkap.

"Termasuk dia (Vita) juga dalam keadaan sadar," katanya lagi.

Dari hasil penggeledahan di kamar tersebut didapat sejumlah barang bukti--satu bungkus plastik bening berisi 2,91 gram ganja dan 50 butir Happy Five, satu alat isap ganja, dan uang senilai 100 dollar AS; satu bungkus plastik lagi berisi 3,41 gram ketamine dan tiga butir Happy Five, sisa ketamine, satu piring beling, sisa potongan Happy Five; satu tas hitam putih bermerk Chanel, satu butir Happy Five, dan satu tas merah bermerk Hermes.

Pada 2013, mobil Honda Jazz dan jam tangan Chopard milik Vita disita oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena barang-barang itu diduga merupakan bagian dari praktik pencucian uang yang dilakukan oleh Ahmad Fathanah yang ketika itu berstatus tersangka suap kuota impor daging sapi.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terpopuler

komentar di artikel lainnya
Close Ads X