Farhat Abbas Menyerahkan Diri ke Polisi

Kompas.com - 01/10/2015, 11:22 WIB
Farhat Abbas diabadikan usai sidang pembacaan putusan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (24/8/2015) sore. KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENG PANGERANGFarhat Abbas diabadikan usai sidang pembacaan putusan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (24/8/2015) sore.
|
EditorIrfan Maullana

JAKARTA, KOMPAS.com  Pengacara Farhat Abbas akhirnya menyerahkan diri ke Polda Metro Jaya, Kamis (1/10/2015) pukul 07.00 WIB. Hal ini dilakukan Farhat terkait dengan statusnya sebagai tersangka atas kasus pencemaran nama baik terhadap pelapor artis musik Ahmad Dhani.

"Kemarin, beberapa waktu lalu dipanggil, dia enggak pernah datang. Tapi sebelum kami tangkap, dia sudah ke Polda sekarang," ucap Direktur Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Mujiyono kepada Kompas.com dalam wawancara per telepon, Kamis siang.

Menurut Mujiyono, Farhat sempat dicegah ke luar negeri dengan berbagai alasan kendati suami Regina itu disebut kuasa hukumnya berobat ke Singapura. Farhat juga ditetapkan dalam daftar pencarian orang (DPO).

"Dia kan ngilang terus, terbitkan surat pencegahan ke luar negeri. Sudah di Polda. Dia kan takut diterbitkan DPO," kata Mujiyono.

Pada April 2015, pihak Dhani telah memenuhi permintaan jaksa penuntut umum (JPU) untuk menambah satu saksi lagi. Ketika itu, delapan saksi sudah diajukan oleh Dhani untuk gugatannya terhadap Farhat. Satu saksi tambahan adalah seorang follower Dhani di Twitter bernama Herdin. Dengan demikian, berkas perkaranya sudah lengkap atau P21 dan siap diserahkan ke kejaksaan.

Perseteruan ini terjadi setelah Farhat diduga mencemarkan nama baik Dhani melalui Twitter. Ketika itu Farhat menyindir peran Dhani sebagai orangtua yang terlalu longgar memberi izin kepada putra bungsunya yang masih berusia 13 tahun untuk mengendarai mobil sehingga mengalami musibah kecelakaan maut di Jalan Tol Jagorawi Km 8+200, Cibubur, Jakarta Timur, pada 8 September 2013. Sejumlah orang tewas dan luka-luka dalam peristiwa itu.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.