Polisi Serahkan Farhat Abbas ke Kejaksaan Tinggi

Kompas.com - 01/10/2015, 15:59 WIB
Farhat Abbas diabadikan usai sidang pembacaan putusan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (24/8/2015) sore. KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENG PANGERANGFarhat Abbas diabadikan usai sidang pembacaan putusan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (24/8/2015) sore.
|
EditorIrfan Maullana

JAKARTA, KOMPAS.com — Direktur Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Mujiyono mengatakan, pihaknya akan menyerahkan pengacara Farhat Abbas sebagai tersangka kasus pencemaran nama baik artis musik Ahmad Dhani ke Kejaksaan Tinggi (Kejati).

"Jadi, hari ini akan saya serahkan tersangka beserta barang bukti ke Kejaksaan Tinggi DKI. Belum ditahan, tunggu kelengkapan administrasi dulu," ucap Mujiono dalam wawancara via telepon dengan Kompas.com di Jakarta, Kamis (1/10/2015).

Mujiyono dan jajarannya juga akan menyerahkan dua alat bukti berupa telepon genggam milik Farhat dan bukti cetak tulisan-tulisan Farhat di Twitter.

"Berkas perkara sudah kami kirim ke Kejaksaan Tinggi karena sudah dinyatakan P21 (berkas perkara lengkap). Kemudian, tanggung jawab penyidik akan menyerahkan tersangka dan barang bukti ke kejaksaan. Dua alat bukti sudah terpenuhi," kata Mujiyono.

Mengenai apakah Farhat akan ditahan atau tidak, kata Mujiyono, hal tersebut akan ditentukan Kejaksaan Tinggi sebagai pemegang wewenang.

Diberitakan sebelumnya, pada April 2015, pihak Dhani telah memenuhi permintaan jaksa penuntut umum (JPU) untuk menambah satu saksi lagi. Ketika itu, delapan saksi sudah diajukan oleh Dhani untuk gugatannya terhadap Farhat. Satu saksi tambahan adalah seorang follower Dhani di Twitter bernama Herdin. Dengan demikian, berkas perkaranya sudah lengkap atau P21 dan siap diserahkan ke kejaksaan.

Perseteruan ini terjadi setelah Farhat diduga mencemarkan nama baik Dhani melalui Twitter. Ketika itu, Farhat menyindir peran Dhani sebagai orangtua yang terlalu longgar memberi izin kepada putra bungsunya yang masih berusia 13 tahun untuk mengendarai mobil sehingga mengalami musibah kecelakaan maut di Km 8+200 Jalan Tol Jagorawi, Cibubur, Jakarta Timur, pada 8 September 2013. Sejumlah orang tewas dan luka-luka dalam peristiwa itu.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.