Farhat Abbas Tolak Disebut Menyerahkan Diri ke Polisi

Kompas.com - 01/10/2015, 18:59 WIB
Farhat Abbas (mengenakan jas coklat) menjalani sidang praperadilan melawan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, terkait penetapannya sebagai tersangka dalam kasus perseteruannya dengan Ahmad Dhani, Jumat (21/8/2015). warta kota ur ichsan WARTA KOTA/NUR ICHSANFarhat Abbas (mengenakan jas coklat) menjalani sidang praperadilan melawan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, terkait penetapannya sebagai tersangka dalam kasus perseteruannya dengan Ahmad Dhani, Jumat (21/8/2015). warta kota ur ichsan
|
EditorIrfan Maullana

JAKARTA, KOMPAS.com — Pengacara Farhat Abbas yang menjadi tersangka kasus pencemaran nama baik terhadap pelapor, artis musik Ahmad Dhani, menolak disebut menyerahkan diri ke Polda Metro Jaya.

"Saya bukan menyerahkan diri, tetapi memenuhi panggilan. Janji kami kan hari ini (datang ke Polda Metro Jaya)," ucapnya kepada wartawan di Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Selatan, Kamis (1/10/2015) siang.

Ia mengungkapkan, dirinya memang telah berencana mendatangi Mapolda Metro Jaya pagi tadi selepas berobat di Singapura karena penyakit kegemukan.

"Saya datangi saja. Tadi pagi kan saya bertemu dengan kepolisian. Singkat. Cuma beberapa menit," kata dia.

Farhat juga tak ingin dianggap kabur dari kasus ini sebab polisi sebelumnya sudah menetapkan dirinya masuk dalam daftar pencarian orang atau DPO. "Saya punya hak kuasa, tetapi karena dengan kondisi saya berobat, saya dianggap kabur, saya bepikir ya sudah saya hadapi aja. Dateng sesuai janji. Panggilan kedua, saya datang," kata dia lagi.

Mengenai apakah dirinya yakin tidak akan ditahan oleh pihak Kejari, Farhat menjawab santai. "Lihat aja nanti," tuturnya.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.