Shae yang Meletus-letus

Kompas.com - 05/10/2015, 20:44 WIB
EditorAti Kamil

"Tetapi aku capek dan memutuskan fokus di sekolah saja Tetapi, ternyata jiwaku memang ke situ, otak kanan yang lebih dominan," kata Shae yang selain menyanyi, juga pernah menggeluti teater.

Saat usianya 15 tahun, dia berdoa secara khusus.

"Tuhan kalau ini bukan jalanku, aku enggak apa-apa. Tapi aku akan terus berusaha. Akhirnya umur 16 tahun, aku ketemu produser yang mau terima aku dan di umur 18 tahun berhasil selesaikan album, lalu lihat beberapa label. Akhirnya paling klop sama Warner. Dan mulailah semuanya dari situ," kata Shae.
 
 Awalnya, Shae membuat album pertamanya untuk pasar Indonesia. Tahun 2012, Shae merilis singel ”Kok Telfon-telfon Sih”. Rupanya pihak Malaysia mendengar dan ingin bekerja sama dengan Shae merilis singel ”Sayang”.

"Ternyata sangat diterima di Malaysia, dan akhirnya banyak kerja di Malaysia juga. Setahun bolak-balik seperti itu," kata Shae.

Dia merasa, dunia musik telah betul-betul memikatnya. ”Aku ini orangnya cetar-cetar-cetar. Meletus-letus gitu. Aku suka membuat orang lain happy. Makanya aku ada di industri ini,” ujar Shae.

Saat ini, Shae tengah jatuh cinta pada musik electronic dance music. Dua singel rasa EDM dari album terbarunya, "Gojigo (K.A. M.U)" dan "Aku Suka Kamu" telah dirilis, sebagai pemanasan untuk menyambut album keduanya yang direncanakan dirilis November mendatang.

"Sekarang ini aku ngerasa di titik hidupku yang sangat aneh. Dulu aku merasa pinter banget, umur 18 tahun datang semuanya. Tapi makin dewasa, makin banyak hal yang aku tahu sedikit," katanya.

Shae tak mau pusing dengan industri musik yang tengah mati suri. Sebagai penyanyi, dia berusaha terus kreatif. Melalui musiknya, "Aku pengin membuat orang happy dan mau menjadi teman melalui musikku."

"Ternyata sangat diterima di Malaysia, dan akhirnya banyak kerja di Malaysia juga. Setahun bolak-balik seperti itu," kata Shae.

Dia merasa, dunia musik telah betul-betul memikatnya.

"Aku ini orangnya cetar-cetar-cetar. Meletus-letus gitu. Aku suka membuat orang lain happy. Makanya aku ada di industri ini," ujar Shae.

Saat ini, Shae tengah jatuh cinta pada musik electronic dance music. Dua singel rasa EDM dari album terbarunya, "Gojigo (K.A. M.U)" dan "Aku Suka Kamu" telah dirilis, sebagai pemanasan untuk menyambut album keduanya yang direncanakan dirilis November mendatang.

"Sekarang ini aku ngerasa di titik hidupku yang sangat aneh. Dulu aku merasa pinter banget, umur 18 tahun datang semuanya. Tapi makin dewasa, makin banyak hal yang aku tahu sedikit," katanya.

Shae tak mau pusing dengan industri musik yang tengah mati suri. Sebagai penyanyi, dia berusaha terus kreatif. Melalui musiknya, "Aku pengin membuat orang happy dan mau menjadi teman melalui musikku."

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

 

Konten pilihan untukmu

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.