Jokowi Dibela Kinal "JKT48" soal Kabut Asap

Kompas.com - 11/10/2015, 13:41 WIB
Aksi panggung para  member JKT48 ketika menyanyikan single ke-10 mereka, yang berjudul 'Kibouteki Refrain - Refrain Penuh Harapan' di fX Mall, Jakarta Pusat, Rabu (27/5/2015). Single ini dijual dalam dua versi, yaitu versi reguler dan music download card. TRIBUNNEWS.com/JEPRIMAAksi panggung para member JKT48 ketika menyanyikan single ke-10 mereka, yang berjudul 'Kibouteki Refrain - Refrain Penuh Harapan' di fX Mall, Jakarta Pusat, Rabu (27/5/2015). Single ini dijual dalam dua versi, yaitu versi reguler dan music download card.
|
EditorAti Kamil

JAKARTA, KOMPAS.com -- Member idol group JKT48 Devi Kinal Putri (19) mengimbau  masyarakat untuk tidak marah-marah kepada Presiden RI, Joko Widodo, yang lebih dikenal dengan nama Jokowi, berkait dengan masalah kebakaran hutan dan kabut asap. Menurut Kinal, masyarakat harus melakukan introspeksi dulu, apakah sudah atau belum ikut melakukan sesuatu untuk membantu mengatasi persoalan itu.

"Jangan marah-marah (ke Jokowi). Biasakan introspeksi diri sendiri sebelum ke orang lain," ujar Kinal dalam wawancara sesudah mengisi acara HaiDay, yang diadakan di Plaza Timur Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (10/10/2015).

Sementara itu, menurut rekan Kinal dalam JKT48, Jessica Veranda Tanumihardja atau Ve, presiden dan pejabat-pejabat tinggi lain terkait di negeri ini pasti sudah memiliki cara untuk menyelesaikan persoalan tersebut. Karena itu, warga yang baik, lanjut Ve, harus mendukung setiap kebijakan yang dibuat oleh pemerintah untuk mengatasi masalah itu.

"Kita harus jadi masyarakat baik yang mendukung," ujarnya.

Namun, menurut Ve pula, para member JKT48 belum bisa melakukan sesuatu yang besar dalam turut membantu mengatasi masalah tersebut. Sebagai sesama manusia, JKT48 bisa memberi bantuan berupa doa agar persoalan itu bisa segera teratasi dan tak terulang.

"Kami sebagai sesama manusia tentu prihatin. Tapi, untuk saat ini, hanya bisa bantu dengan doa," katanya.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X