Ini Alasan Risty Tagor Enggan Rujuk dengan Stuart Collin

Kompas.com - 21/10/2015, 17:03 WIB
Risty Tagor (berhijab hijau toska) didampingi kuasa hukumnya, Ina Rahman, hadir dalam sidang perceraian dirinya bersama Stuart Collin, di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Senin (28/9/2015). KOMPAS.com/THALIA SHELYNDRA WENDRANIRSARisty Tagor (berhijab hijau toska) didampingi kuasa hukumnya, Ina Rahman, hadir dalam sidang perceraian dirinya bersama Stuart Collin, di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Senin (28/9/2015).
|
EditorIrfan Maullana

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com -- Artis peran Risty Tagor (26) akhirnya mengungkapkan alasan mengapa dirinya enggan rujuk dengan sang suami, artis peran Stuart Collin (24) dalam sidang mediasi yang digelar di Pengadilan Agama (PA) Jakarta Selatan.

"Saya tanpa Stu (Stuart) sudah tenang. Aku lebih baik tanpa kamu, kenapa harus dipaksain (rujuk)? Hubungan itu harus suka dua-duanya. Aku enggak suka digituin (dikasari)," ujar Risty dalam wawancara di kediamannya di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan, Selasa (20/10/2015).

"Paling utama, sama anak orang (anak dari Risty dari pernikahannya bersama pemain sinetron Rifky Balweel) aja berani dikasari, apalagi nanti sama anak sendiri (yang masih ada di dalam kandungan). Itu kekhawatiran aku. Nanti, gimana sama baby yang akan lahir," sambung Risty.

Untuk diketahui, dalam pernyataannya beberapa waktu lalu, Risty mengatakan bahwa perlakuan kasar Stuart kepada putranya dari pernikahannya terdahulu menjadi salah satu pemicu keretakan rumah tangganya yang baru seumur jagung.

Saat itu, Stuart menjejali mulut anak Risty dengan saus sambal. Meski demikian, tak terbesit dipikiran Risty dirinya menyesal telah menikah dengan Stuart. Setiap manusia, kata Risty, pastinya ingin membangun biduk rumah tangga.

"Tapi kalau sudah tak nyaman dan terancam buat apa dipertahanin?" katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

 

Konten pilihan untukmu

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.