Film "Deadpool" Ditolak Diputar di China

Kompas.com - 19/01/2016, 14:26 WIB
|
EditorAti Kamil
LOS ANGELES, KOMPAS.com -- Izin pemutaran film anti-hero Deadpool telah ditolak oleh China Film Group, satu-satunya perusahaan pengimpor film di China.

Itu berarti, film Hollywood, AS, yang dibintangi oleh Ryan Reynolds tersebut tidak bisa diputar di China, yang merupakan pasar film terbesar kedua di dunia.

Berdasarkan laporan media lokal, keputusan tersebut diambil karena otoritas sensor film di China tak memberi izin penayangan film Deadpool.

Film itu dinilai menyajikan unsur-unsur kekerasan, tampilan telanjang, dan bahasa kasar.

Selama ini, otoritas sensor di China sering bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan film Hollywood untuk membuat sensor khusus bagi film-film dengan rating R atau untuk para penonton dewasa.

Namun, sensor khusus itu sulit dilakukan untuk Deadpool tanpa mengganggu jalan cerita film yang diarahkan oleh sutradara Tim Miller tersebut.

China sebenarnya tak memiliki sistem rating film.

Akibatnya, Administration of Press, Publication, Radio, Film and Television (SAPPRFT), lembaga negara yang mengatur media di China, hanya bisa membuat keputusan apakah sebuah film diterima atau ditolak untuk dikonsumsi oleh semua orang dari segala umur di China.

Film Deadpool, yang diadaptasi dari komik Marvel, berkisah tentang seorang mantan anggota pasukan khusus atau tentara bayaran bernama Wade Wilson yang sekarat karena kanker.

Wilson memutuskan menyerahkan diri kepada percobaan rekayasa genetika dengan menggunakan senjata X.

Percobaan itulah yang kemudian mengubahnya menjadi seorang anti-hero.

Direncanakan, Deadpool akan dirilis pada 12 Februari 2016.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.