Puisi Dibacakan dan Dinyanyikan, Maya Hasan Mendukung dengan Harpa

Kompas.com - 27/04/2016, 10:57 WIB
Maya Hasan tampil dalam Puisi Bernyanyi di Bentara Budaya Jakarta, Selasa (26/4/2016) malam. KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENGMaya Hasan tampil dalam Puisi Bernyanyi di Bentara Budaya Jakarta, Selasa (26/4/2016) malam.
|
EditorAti Kamil

JAKARTA, KOMPAS.com -- "Sayur buatan ibuku seperti sajak yang pernah kutulis. Aku perlu garam, Ibu. Kata kata menghilang," terdengar suara penyair Ni Made Purnamasari membacakan puisi karyanya.

Permainan harpa oleh Maya Hasan mendukung pembacaan puisi itu, yang berjudul Sayur Buatan Ibuku.

Sajian tersebut membuka penampilan Maya di panggung acara Puisi Bernyanyi di Bentara Budaya Jakarta, Selasa (26/4/2016) malam.

Selanjutnya, suara Ni Made menghilang. Yang tinggal adalah melodi nan merdu yang keluar dari petikan dawai-dawai harpa oleh Maya.

Layar panggung lalu menampilkan puisi Hatiku Selembar Daun karya Sapardi Djoko Damono.

Tak ada yang membaca puisi itu. Hanya ada Maya, yang, dengan tarian jari-jari tangannya, gemulai memetik dawai-dawai harpanya.

Para penonton dibiarkan menyelami sendiri kata demi kata dalam puisi tersebut dan terhanyut oleh permainan harpa Maya.

Setelah berhasil "menghipnosis" para penonton, Maya lalu menutup penampilannya lewat duetnya bersama finalis Indonesian Idol 2005, Ronald Silitonga, yang menyanyikan puisi Surat dari Ibu karya Asrul Sani.

"Kembali pulang anakku sayang, kembali ke balik malam! Jika kapalmu telah rapat ke tepi, kita akan bercerita tentang cinta dan hidupmu pagi hari," lantun Ronald.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X