Sesudah Diperbaiki, Video Lagu "Me Too" Meghan Trainor Kembali Dirilis

Kompas.com - 11/05/2016, 15:57 WIB
EditorAti Kamil

LOS ANGELES, KOMPAS.com -- Sehari sesudah ditarik dari penayangannya untuk umum melalui internet, video musik "Me Too", single baru Meghan Trainor (22), dimunculkan lagi.

Pada Senin (9/5/2016) waktu setempat, penyanyi dan pencipta lagu ini mendesak pihak label rekamannya untuk mencabut video "Me Too", yang sudah telanjur diunggah ke internet.

Hal itu dilakukan oleh Trainor karena ia tidak suka tampilan tubuhnya tampak langsing dalam video tersebut, bukan sebagaimana ia sebenarnya, dengan penggunaan Photoshop tanpa sepengetahuan dan sepersetujuan dirinya.

Asal tahu saja, selama ini, melalui lagu "All About That Bass" dan videonya, Trainor telah mempromosikan sikap positif dan optimistis menerima diri apa adanya. Berkat lagu tersebut ia meraih gelar Best New Artist pada Grammy Awards 2016.

Ia lalu mendesak pihak label rekamannya untuk mengembalikan tampilan tubuhnya sebagaimana adanya, sehingga video tersebut bisa dirilis lagi untuk umum.

Pada Selasa (10/5/2016) sore waktu setempat, video "Mee Too" dimunculkan lagi untuk umum, setelah pihak label rekaman itu memperbaiki video tersebut.

Sebelumnya, pada Senin, Trainor menyatakan melalui Snapchat bahwa ia tidak mengerti mengapa seseorang mengubah tampilan tubuhnya yang sebenarnya dalam video itu.

"Hai teman-teman, saya mencabut video musik untuk lagu 'Me Too' karena mereka menggunakan Photoshop terhadap tampilan saya dan saya muak melihatnya," jelasnya ketika itu.

"Jadi, saya mencabutnya sampai mereka memperbaikinya," lanjutnya.

"Pinggang saya tidak seramping itu. Saya memiliki pinggang yang ramping malam itu. Saya tak tahu mengapa mereka tidak menyukai pinggang saya, tetapi saya tak menyetujui video tersebut dan video itu telah beredar ke seluruh dunia sehingga saya malu," sambungnya.

Kepada Howard Stern di situs radio satelit SiriusXM pada Selasa waktu setempat, Trainor mengatakan bahwa ia tidak pernah meminta kepada pihak pembuat video tersebut untuk mengubah tampilan tubuhnya menjadi terlihat langsing.

"Saya meminta mereka, kayak, 'Hei, bisakah Anda menyembunyikan kumis saya dan menghilangkan rambut tahi lalat saya?'," tuturnya.

"Jadi, saya hanya meminta mereka melakukan itu, tetapi saya tak pernah bilang, 'Jadikan pinggang saya ramping.' tuturnya lagi.

Ia mengungkapkan pula bahwa awalnya ia sempat mengira bahwa yang mengubah tampilan tubuhnya tersebut adalah para penggemarnya.

"Saya melihat screenshot-screenshot yang diunggah oleh para penggemar itu ke Instagram dan saya, kayak, 'Mengapa para penggemar itu iseng terhadap pinggang saya?' Saya, kayak, 'Ya ampun, itu bukan bikinan para penggemar itu, videonya memang begitu.' Dan, bahkan saya belum pernah melihatnya," ceritanya.

Namun, melalui Snapchat, ia juga mengaku bahwa ia menginginkan video tersebut tetap dirilis untuk umum sesudah diperbaiki.

"Video itu masih menjadi salah satu video kesukaan saya yang pernah saya kerjakan. Saya amat bangga akan itu," ujarnya.

 

The real #metoo video is finally up! Missed that bass. Thank you everyone for the support ????

A photo posted by Meghan Trainor (@meghan_trainor) on May 10, 2016 at 9:23am PDT

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

 

Konten pilihan untukmu

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.