The Groove Tak Mau Sembarangan untuk "Forever U'll Be Mine"

Kompas.com - 25/05/2016, 20:03 WIB
Band The Groove merilis album kelima yang bertajuk KOMPAS.com/TRI SUSANTO SETIAWANBand The Groove merilis album kelima yang bertajuk "Forever U'll Be Mine", di Parc 19 Kemang, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Rabu (25/5/2016).
|
EditorIrfan Maullana

JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah lima tahun vakum, grup band The Groove akhirnya kembali merilis album kelima yang bertajuk Forever U'll Be Mine.

Vokalis Rieka Roslan mengungkapkan, The Groove tidak mau sembarangan dalam menghasilkan karya. Itulah sebabnya mengapa album yang dikerjakan pada 2011 tersebut, baru bisa diluncurkan tahun ini.

"Kami tidak mau main-main selama vakum lima tahun tidak buat karya. Bagi kami seniman, album itu seperti anak," ujar Rieke mewakili rekan-rekannya saat jumpa pers peluncuran album Forever U'll Be Mine, di Parc 19 Kemang, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Rabu (25/5/2016).

The Groove yang juga dihuni Ali Akbar (piano), Arie Arief (gitar), Ari Firman (bas), Deta Gunima (drum), Reza Henanza (vokal), Rejoz (perkusi), dan Tanto Putrandito (keyboard) telah merilis single "Let's Go!" (2010) dan "Kusambut Hadirmu" (2013) sebagai permulaan.

Menurut Rieke, dua single tersebut menjadi cikal bakal lahirnya album Forever U'll Be Mine. Sebab, setelah merilis album The Best Of pada 2015, para personel The Groove duduk semeja untuk membicarakan proyek album kelima.

"Setelah itu kami berpikir untuk selanjutnya bagaimana? Setelah perjalanan reuni tahun 2007, kayaknya pasar The Groove masih ditunggu dan sering minta mengisi berbagai acara," ujar Rieka.

"Waktu kami bikin album ini agak deg-degan. Akhirnya kami balik ke proses kayak album satu, The Groove bunyinya seperti ini, kami perjuangkan warna musik dan akhirnya rilis album ini sekarang," kata dia.

Album kelima itu berisi 10 lagu, yakni "Mewarnai Dunia", "Tak Takut Kehilangan Diriku", "Kematangan Cinta", "Forever U'll Be Mine", "Bawalah Daku", "Getaran Cinta", "Swing & Sway", "Menuju Nirwana", "Lets's Go!", " dan "Kusambut Hadirmu".



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X