Nicholas Saputra Bintangi Film Dokumenter tentang Perlindungan Gajah

Kompas.com - 19/06/2016, 19:43 WIB
Nichola Saputra menghadiri peluncuran film dokumenter berjudul Save Our Forest Giants di Institut Francais Indonesia (IFI), Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (19/6/2016). Film tersebut bercerita tentang perlindungan terhadap gajah yang berada di kawasan ekosistem Taman Nasional Gunung Leuser (TMGN). KOMPAS.com/TRI SUSANTO SETIAWANNichola Saputra menghadiri peluncuran film dokumenter berjudul Save Our Forest Giants di Institut Francais Indonesia (IFI), Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (19/6/2016). Film tersebut bercerita tentang perlindungan terhadap gajah yang berada di kawasan ekosistem Taman Nasional Gunung Leuser (TMGN).
|
EditorKistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com - Artis peran Nicholas Saputra terlibat dalam produksi film dokumenter tentang perlindungan terhadap gajah yang berada di kawasan ekosistem Leuser.

Film dokumenter itu merupakan produksi dari Delegasi Uni Eropa untuk Indonesia.

"Kami delegasi Uni Eropa untuk Indonesia ingin menyoroti pentingnya perlindungan hutan dan gajah. Bersama Nicholas Saputra, kami ingin melindungi mamalia besar ini dan bertujuan untuk meningkatkan kesadaran," ujar Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia, Vincent Guerend, di Institut Francais Indonesia (IFI), Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (19/6/2016).

Film dokumenter berjudul Save Our Forest Giants yang dibintangi oleh Nicholas tersebut bercerita tentang para gajah dan pawangnya yang berada di Taman Nasional Gunung Leuser (TMGL).

Dikisahkan banyak gajah muda yang mati akibat terserang penyakit EEHV atau Virus Herpes Gajah Endoteliotropik.

Nicholas mengatakan, dia ingin memberikan konstribusi terhadap perlindungan gajah melalui film dokumenter tersebut. Menurut dia, penyakit herpes telah cukup mengkhawatirkan dan membunuh para gajah muda.

"(Herpes) telah banyak membunuh gajah-gajah. Kita tidak tahu pasti berapa banyak anak gajah yang mati," ucapnya.

Dalam acara tersebut, hadir pula Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Tachrir Fathoni dan Wahdi Azmi perwakilan Unit Tanggap Konservasi (CRU).



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X