Indy Barends Tak Habis Pikir Orangtua Izinkan Anak Nyanyikan "Lelaki Kardus"

Kompas.com - 03/07/2016, 21:43 WIB
|
EditorAti Kamil

JAKARTA, KOMPAS.com -- Lagu "Lelaki Kardus" dan klip videonya, yang disajikan oleh sejumlah anak dan beredar di dunia maya, dikritik oleh banyak pihak, antara lain oleh pembawa acara Indy Barends.

Ibu dua anak ini mengaku tak habis pikir bahwa para orangtua bersangkutan memberi izin kepada anak-anak mereka untuk menyanyikan lagu tentang poligami tersebut dan tampil dalam klip video lagu itu.

"Aduh, saya miris banget ya. Saya bingungnya sama orangtuanya yang mengizinkan anak-anaknya masuk dalam video clip itu. Anak-anak itu kan mau-mau aja, ya-ya aja," ujarnya ketika ditemui di Mall Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Minggu (3/7/2016).

Indy juga geram karena orangtua dari anak yang melantunkan lagu itu mengatakan bahwa anak itu kini sudah berumur 15 tahun, yang berarti berusia beberapa tahun lebih muda ketika menyanyikan lagu tersebut.

"Apalagi sekarang penyanyinya 15-an tahun, berarti beberapa tahun lalu waktu nyanyi itu dia lebih muda lagi. Aku aja dengar anakku ngomong kata-kata, 'Gila aja,' aku sudah, 'Hah, kamu denger dari mana'," ujarnya lagi.

Pemain film Red Cobex ini tak mengingkari bahwa anak-anak Indonesia kekurangan lagu-lagu yang sesuai dengan umur mereka. Namun, ia tetap berusaha untuk mengenalkan lagu anak kepada dua putranya.

"Saya sih nyanyiin aja (lagu anak). Ngenalinnya dengan cara nyanyiin. Kayak Mama dulu, kalau mau tidur suka nyanyiin lagu (yang liriknya) matahari terbenam, yang burung hantu," ceritanya.

"Anak pertama dulu kalau lagi cranky (rewel) didengerin lagu Tasya. Tapi, enggak nyalahin dan enggak bilang jelek juga kalau anak-anak zaman sekarang dengerin lagu Justin Bieber yang sudah gede dan lain-lain. Orangtua harus ngawasin," ceritanya lagi.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X