Polisi: Kristal dalam Klip Plastik di Rumah Gatot Brajamusti Itu Benar Sabu

Kompas.com - 31/08/2016, 18:39 WIB
Kompol Purwanta PW, Kasubag Humas Polres Metro Jakarta Selatan; Kombes Pol Tubagus Hidayat, Kapolres Jakarta Selatan; Kombes Pol Awi Setiyono, Kabid Humas Polda Metro Jaya; dan Kompol Vivick Tjangkung selaku Kasat Narkoba Polres Jakarta Selatan (dari kiri ke kanan) mengadakan jumpa pers di Polres Metro Jakarta Selatan pada Rabu (31/8/2016). KOMPAS.com/DIAN REINIS KUMAMPUNGKompol Purwanta PW, Kasubag Humas Polres Metro Jakarta Selatan; Kombes Pol Tubagus Hidayat, Kapolres Jakarta Selatan; Kombes Pol Awi Setiyono, Kabid Humas Polda Metro Jaya; dan Kompol Vivick Tjangkung selaku Kasat Narkoba Polres Jakarta Selatan (dari kiri ke kanan) mengadakan jumpa pers di Polres Metro Jakarta Selatan pada Rabu (31/8/2016).
|
EditorAti Kamil

JAKARTA, KOMPAS.com -- Senin lalu (29/8/2016), Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Vivick Tjangkung, menyatakan bahwa kristal dalam satu klip plastik yang ditemukan di rumah Gatot Brajamusti di Jakarta bukanlah sabu.

Rabu ini (31/8/2016), Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Awi Setiyono, mengeluarkan klarifikasi bahwa kristal itu benar sabu.

"Dari kasus tersebut, setelah dilakukan uji labfor (laboratorium forensik) untuk beberapa barang bukti sudah dinyatakan positif. Plastik transparan yang diselotip hitam itu (berisi) sabu," ujar Awi dalam jumpa pers di Mapolres Metro Jakarta Selatan, pada Rabu ini.

Awi meminta maaf atas informasi yang salah yang sebelumnya disampaikan oleh pihak kepolisian.

Ia mengatakan pula bahwa hal itu terjadi karena pemeriksaan yang terlalu cepat.

"Kemarin pemeriksaan sempat tergesa-gesa, karena rekan-renan semua mengejar Kasat Narkoba," ujarnya.

"Mohon dimaklumi, permohonan maaf kami. Kami terlalu awal sehingga pemeriksaan belum sempurna. Semua positif dan akan dilimpahkan ke NTB (Nusa Tenggara Barat)," ujarnya lagi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Telah diberitakan, Gatot, yang baru terpilih menjadi Ketua Umum Persatuan Artis Film Indonesia (Parfi) periode 2016-2021, ditangkap oleh polisi, diduga ketika sedang berpesta sabu, di kamar hotelnya di Mataram, Lombok, pada Minggu lalu (28/8/2016) malam.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.