Kepala BNNP NTB: Reza Artamevia Tak Tahu kalau Itu Barang Haram

Kompas.com - 01/09/2016, 22:20 WIB
Reza Artamevia KOMPAS.com/DIAN REINIS KUMAMPUNGReza Artamevia
|
EditorIrfan Maullana

JAKARTA, KOMPAS.com -- Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi NTB Sriyanto memberikan izin kepada vokalis Reza Artamevia untuk menjalani rehabilitasi.

Reza juga diizinkan untuk pulang ke Jakarta dengan catatan akan kembali ke NTB untuk menjalani rehabilitasi. Padahal, polisi awalnya sempat menyatakan bahwa urine Reza positif mengandung sabu.

"Iya benar. Kandungan amphetamine, jenis kerennya sabu," ujar Sriyanto saat dihubungi wartawan, Kamis (1/9/2016).

Sriyanto mengungkapkan bahwa Reza sempat tak tahu bahwa sabu yang ia gunakan adalah barang haram. Pelantun "Keabadian" ini mengira bahwa barang yang dikonsumsinya adalah stimulan.

"Dia itu enggak tahu kalau itu barang haram. Dia tahunya 'asmat' itu sejenis stimulan. Dia pakainya enggak tahu," ungkapnya.

Terlebih barang tersebut seringkali dipakai bersama-sama dengan beberapa orang.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Itu kan makenya bareng-bareng di satu tempat dan barang itu kan dibakar. Jadi dia enggak tahu itu barang apa," tutur Sriyanto lagi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X