Gatot Brajamusti Mengaku Terima Senjata Api dari Orang Bernama AS

Kompas.com - 05/09/2016, 13:32 WIB
|
EditorKistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com - Saat diperiksa di Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) di Kota Mataram pekan lalu, Gatot Brajamusti mengaku mendapat senjata api dan amunisi dari seseorang bernama AS.

Hal itu diungkap Kasubdit Resmob Polda Metro Jaya AKBP Budi Hermanto, Senin (5/9/2016).

"Dari Gatot, BAP Gatot pada saat tim penyidikan memeriksa di Polda NTB minggu lalu. Disebutkan dalam BAP itu bahwa senjata api dan peluru diterima untuk properti dari saudara AS," ungkap Budi.

Sebagai informasi, dari dua kali penggeledahan di rumah Gatot di Jalan Niaga Hijau, Pondok Indah, Jakarta Selatan, polisi menemukan sejumlah senjata api dan peluru.

Sedianya AS diperiksa hari ini, tetapi ia tidak memenuhi panggilan polisi dengan alasan sakit. Ia meminta diberi waktu beristirahat dan dipanggil dua hari lagi.

"Kami akan tunggu dua hari ke depan ini apakah Saudara AS akan memenuhi panggilan kami untuk diperiksa apabila tidak, kami akan melayangkan surat panggilan kedua," Bata Budi.

Sementara itu, hari ini Gatot diperiksa di Resmob Polda Metro Jaya terkait kepemilikan senjata api.

Pada penggeledahan pertama di rumah Gatot, polisi menemukan dua senjata api dan 500 butir peluru.

Sedangkan pada penggeledahan kedua, ditemukan 10 kotak peluru kaliber 9 mm, tiap-tiap kotak berisi 50 butir peluru serta 72 butir peluru 9 mm dan 50 butir peluru lainnya yang belum diketahui kalibernya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.