Diperiksa 3,5 Jam, Gatot Brajamusti Sebut Lagi Nama AS

Kompas.com - 05/09/2016, 17:36 WIB
|
EditorKistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com — Gatot Brajamusti diperiksa oleh penyidik Resmob Polda Metro Jaya selama sekitar 3,5 jam di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (5/9/2016).

Menurut Kasubdit Resmob Polda Metro Jaya AKBP Budi Hermanto, penyidik mengajukan 20 pertanyaan kepada Ketua Umum Persatuan Artis Film Indonesia (Parfi) tersebut.

"Jadi pemeriksaan Gatot Brajamusti kami laksanakan tadi pukul 11.30-15.00 WIB. Dalam pemeriksaan tersebut ada 20 pertanyaan berkaitan tentang penemuan 500 butir peluru dari tahap kedua," ujar Budi.

Budi mengatakan, dalam pemeriksaan kali ini, Gatot juga mengaku mendapatkan senjata api dan peluru dari seseorang bernama AS.

"Dari hasil BAP tersebut, GB menyampaikan hal yang sama bahwa dua senpi jenis pistol Glock tipe 26, 9 mm Walter PPK kaliber, dan beberapa ribu jenis peluru diperoleh dari saudara AS," katanya.

Berdasarkan keterangan Gatot tersebut, pihaknya tetap akan memanggil AS untuk pemeriksaan.

"Meyakini penyidik untuk tetap memanggil saudara AS. Saudara AS sudah mengirimkan surat dokter dan tidak bisa datang hari ini. Kami akan lakukan panggilan kedua," tuturnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.