Posesif, Laura Basuki Tak Ingin Anak Diasuh "Baby Sitter"

Kompas.com - 23/09/2016, 07:30 WIB
Artis peran Laura Basuki hadir dalam acara Mamy Poko Love Touch di Central Park, Jakarta Barat, Kamis (22/9/2016). KOMPAS.com/DIAN REINIS KUMAMPUNGArtis peran Laura Basuki hadir dalam acara Mamy Poko Love Touch di Central Park, Jakarta Barat, Kamis (22/9/2016).
|
EditorIrfan Maullana

JAKARTA, KOMPAS.com - Artis peran Laura Basuki memilih untuk tidak menggunakan jasa pengasuh bayi atau baby sitter agar ia dapat mengikuti masa pertumbuhan putranya, Owen Sandjaja.

"Dia (suami) sempat tanya, 'Enggak perlu bantuan nanny?'. Aku bilang belum perlu. Paling aku dibantu mbak saja di rumah. Selama aku enjoy enggak masalah, ya sudah," kata istri pengusaha Leo Sandjaja itu dalam wawancara di Central Park, Jakarta Barat, Kamis (22/9/2016).

Laura mengaku bahwa ia cukup posesif terhadap sang putra. Ia merasa tak rela saat melihat Owen dipeluk oleh orang lain selain orangtuanya.

"Kayaknya aku posesif ya, karena aku enggak rela anakku dipeluk sama orang lain. Capek sih memang diurus sendiri, tapi kan bisa tahu perkembangannya," jelasnya.

Di satu sisi, perempuan yang namanya dikenal berkat film Gara Gara Bola ini merasa senang lantaran Leo ikut sibuk mengurus buah hati yang telah mereka nantikan selama empat tahun.

"Wah suamiku salah satu nanny paling hebat di dunia ha-ha-ha. Dia bisa semua, ngasih makan, ngasih susu pakai dot, semuanya bisa sih," kata Laura.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X