The Papandayan Jazz Bandung Festival Kembali Digelar

Kompas.com - 10/10/2016, 19:21 WIB
Konferensi pers The Papandayan Jazz Bandung Festival 2016 di The Papandayan Hotel, Jalan Gatot Subroto, Kota Bandung, Senin (10/10/16). KOMPAS.COM/PUTRA PRIMA PERDANAKonferensi pers The Papandayan Jazz Bandung Festival 2016 di The Papandayan Hotel, Jalan Gatot Subroto, Kota Bandung, Senin (10/10/16).
|
EditorKistyarini

BANDUNG, KOMPAS.com - The Papandayan Hotel menggelar kembali The Papandayan Jazz Bandung Festival (TPJBF) 2016.

Festival ini digelar dalam rangka memperingati Oktober sebagai bulan musik jazz di Bandung, sekaligus untuk mengulang kesuksesan penyelenggaraan FPJBF tahun lalu.

TPJBF 2016 akan berlangsung di The Papandayan Hotel, Jalan Gatot Subroto, Kota Bandung, dari 24-29 Oktober 2016.

General Manager The Papandayan Hotel Bobi Renaldi mengatakan TPJBF akan menampilkan musisi-musisi jazz papan atas.

Selain itu para pengunjung juga bisa mendapatkan pengetahuan seputar musik jazz lewat acara diskusi jazz, klinik jazz dan juga pasar jazz.

"Kita ingin menampung dan mengakomodasi musisi yang bermain musik di aliran jazz. TPJBF 2016 ini sangat terbuka untuk sekolah musik dan profesional," ujar Bobi dalam konferensi di The Papandayan Hotel, Kota Bandung, Senin (10/10/2016).

TPJBF 2016 akan menampilkan Indra Lesmana Keytar Trio, Monita Tahalea, Jamie Aditya, Benny and Barry Likumahua, Dwiki Darmawan Quintet, Idang Rasjidi The Red Code Management, Ermy Kullit, dan masih banyak lagi musikus jazz papan atas lainnya.

Inisiator TPJBF 2016, Hari Pochang, mengatakan para penampil dalam ajang ini adalah para pemilik bakat di dunia musik jazz.

Musisi jazz asal Kota Bandung itu memastikan TPJBF 2016 akan memberikan pengalaman baru dan berbeda dari event-event jazz sebelumnya.

"Bisa buat semua orang. Meski banyak yang mengatakan jazz terlalu pusing. pada TPJBF ini minimal kalau belum suka ada pengalaman baru di sana," kata Hari.

Hari berharap keberadaan TPJBF 2016 menjadi ajang unjuk gigi para musisi jazz asal Kota Bandung. Juga untuk memperkenalkan musisi jazz Indonesia yang justru malah terkenal di luar negeri.

"Sangat disayangkan musisi jazz Bandung justru mengembangkan bakatnya di luar Bandung, jadi mengapa tidak kita buat kultur baru. Kalau bisa, jalan dan berkembang dengan baik di kota sendiri," jelasnya.

Ia menambahkan para pengunjung cukup uang Rp. 100.000 untuk membeli tiket makanan dan minuman di The Papandayan Hotel pada tanggal 24 hingga 28 Oktober. Kemudian Rp 150.000 untuk acara puncak, Sabtu (29/10/2016).

"Saya kira Rp. 100.000 sampai Rp. 150.000 cukup murah ketimbang event jazz lainnya," tandas Hari.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.