Isyana Sarasvati Tak Sungkan “Intim” dengan Fans

Kompas.com - 11/11/2016, 06:31 WIB
Vokalis dan penulis lagu Isyana Sarasvati berpose sebelum tampil dalam acara buka bersama Guvera dan Sony Music di Graha Tirtadi, Senopati, Jakarta Selatan, Jumat (10/7/2015). KOMPAS.com/YULIANUS FEBRIARKOVokalis dan penulis lagu Isyana Sarasvati berpose sebelum tampil dalam acara buka bersama Guvera dan Sony Music di Graha Tirtadi, Senopati, Jakarta Selatan, Jumat (10/7/2015).
|
EditorPalupi Annisa Auliani


KOMPAS.com
– Tanpa peran fans, seorang artis tak akan berarti apa-apa. Bisa jadi, adagium itulah yang membuat Isyana Sarasvati tak sungkan untuk dekat dengan penggemarnya.

Salah satu keintiman Isyana dengan fans-nya terlihat pada 4 November 2016, yaitu pada momen hari jadi Isyanation, sebutan untuk kelompok penggemar artis ini. Ia pun menyempatkan diri meniup lilin bersama fans sebelum naik panggung pada acara Fusion Friday di South Quarter, Jakarta.

Thank you, guys, for coming yesterday. Happy anniversary once again! (Terima kasih sudah datang kemarin, Semuanya. Sekali lagi, selamat hari jadi!)” tulis Isyan, sapaan akrab penyanyi Tetap Dalam Jiwa itu, di akun Instagram-nya, Minggu (6/11/2016).

Untuk menunjukkan kebahagiannya, musisi kelahiran '93 ini mengunggah foto tertawa lebar karena mendapat kejutan dari penggemarnya. Ia menulis dalam keterangan gambar tersebut, "That moment when you got a surprise visit from Isyanation... (Ketika aku dapat kunjungan kejutan dari Isyanation...)"

Isyana pernah pula mengunggah video khusus untuk Isyanation di akun YouTube pribadinya. Judul unggahan itu, “To Isyanation with Love, Isyana Sarasvati”. Selama setengah jam, ia membacakan surat berisi ucapan dan doa yang fans kirimkan dalam rangka ulang tahun ke-23 gadis ini.

“Tanpa kalian, aku enggak akan seperti sekarang, karena kalian adalah pendengar setiaku,” ujar Isyana saat menutup rekaman berdurasi 30 menit yang dia unggah pada Rabu (8/6/2016) tersebut.

Tak hanya itu. Isyana bahkan mengabulkan keinginan Rey, salah satu Isyanation, untuk berduet di atas panggung. Rey kemudian menyanyikan bagian rap di “Kau Adalah” yang biasa dilakukan oleh Rayi dari band Ran.

"Ini enggak direncanakan sama sekali. Dia tiba-tiba ada di backstage dan bilang mau nge-rap. Aku bilang boleh dan disiapin mic," tutur Isyana, seperti dilansir Kompas.com, Kamis (3/11/2016).

Setelah menyanyikan lagu tersebut, Isyana memuji penampilan Rey. Tak segan, ia pun mengatakan Rey telah bernyanyi begitu percaya diri dan penuh passion.

Semakin menanjak

Halaman:
Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X