Tujuh Pesohor Hiburan Tanah Air Akan Persembahkan "Manusia Istana"

Kompas.com - 18/01/2017, 19:39 WIB
Konferensi pers teatrikal puisi Manusia Istana di Galeri Indonesia Kaya, Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Rabu (18/1/2017) sore. KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENGKonferensi pers teatrikal puisi Manusia Istana di Galeri Indonesia Kaya, Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Rabu (18/1/2017) sore.
|
EditorIrfan Maullana

JAKARTA, KOMPAS.com - Lima artis peran dan dua musisi Tanah Air akan mempersembahkan aksi teatrikal puisi bertajuk Manusia Istana yang digelar di Teater Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, pada 28 Januari 2017.

Mereka yang terlibat adalah Marcella Zalianty, Olivia Zalianty, Maudy Koesnadi, Cornelia Agatha, dan Prisia Nasution. Serta grup band Slank dan penyanyi reggae Tony Q Rastafara.

Lima pesohor hiburan Tanah Air ini nantinya membacakan karya-karya dalam antologi buku puisi "Manusia Istana" karya Radhar Panca Dahana.

"Senang bisa berkumpul lagi dan mengisi kerinduan jiwa dan batin karena sudah lama tidak baca puisi," ucap Marcella dalam konferensi pers Manusia Istana di Galeri Indonesia Kaya (GIK), Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Rabu (18/1/2017).

Masing-masing dari mereka bakal menampilkan dua puisi milik Radhar. Kemudian, dua puisi lagi dibacakan secara bersama-sama. Di antaranya, Marcella akan membawakan puisi berjudul "Air Mata Umara" dan "Parlemen Gerutu".

Lalu Olivia dengan puisi berjudul "Warisan Terakhirmu Soekarno" dan "Sepetak Sawah". Sementara Maudy akan bacakan puisi "Sisa di Daster Misna", dan lain-lain.

Tak cuma itu, ada dua puisi yang nantinya diekspresikan dalam bentuk lagu oleh Slank dan Tony Q, yakni "Kabut Sebuah Negeri" dan "Indonesia Jalanan".

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Dari tiga judul puisi kami pilih 'Kabut Sebuah Negeri' karena isinya lebih aktual dan menggambarkan kondisi negara kita saat ini," ucap pemain bas Slank, Ivanka.

"Puisi 'Indonesia Jalanan' langsung saya pilih, saya bikin spontan, mengalir aja," timpal Tony.

Radhar, sang penulis puisi menambahkan, konsep pembacaan puisi dramatik ini merupakan genre baru pertunjukan yang ia mulai bersama Teater Kosong lebih dari 30 tahun lalu.

"Pada saat itu, saya memanggungkan kumpulan puisi pertama saya, 'Simfoni Dua Puluh', tahun 1985 yang terinspirasi oleh video teatrikal album Bad milik Michael Jackson. Dari situlah, tiap terbitkan kumpulan puisi atau cerpen, saya tampilkan versi teatrikalnya di panggung," ujarnya.

Pertunjukan teatrikal puisi "Manusia Istana" ini dihelat akhir pekan depan pukul 19.30 WIB.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.