"Kuda Lumping" Tutup Penampilan Iwan Fals di Java Jazz 2017

Kompas.com - 06/03/2017, 01:31 WIB
Iwan Fals tampil pada Java Jazz Festival 2017 di JI Expo Kemayoran, Jakarta, Minggu (5/3/2017). Java Jazz Festival 2017 yang berlangusng selama tiga hari menampilkan musisi dari dalam dan luar negeri. KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMOIwan Fals tampil pada Java Jazz Festival 2017 di JI Expo Kemayoran, Jakarta, Minggu (5/3/2017). Java Jazz Festival 2017 yang berlangusng selama tiga hari menampilkan musisi dari dalam dan luar negeri.
|
EditorKistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com - Dengan lagu "Kuda Lumping", Iwan Fals mengakhiri penampilannya di Java Jazz Festival 2017, di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (6/3/2017) tepat pukul 01.03 WIb.

Tampil di BNI Stage di Hall B3, Iwan membuka penampilan dengan lagu andalannya yang berjudul "Yang Terlupakan". Kemudian disusul dengan tembang "Izinkan Aku Mencintaimu" dan "Bongkar".

Dengan memainkan gitar akustik, Iwan yang mengenakan kaus kerah putih kemudian memanggil duo Maurice Brown (terompet) dan Kirk Whallum (saxophone). Tembang "Bento" pun meluncur, yang meramaikan pergantian hari.

"Namaku Bento rumah real estate //Mobilku banyak, harta melimpah // Orang memanggilku, bos eksekutif // Tokoh papan atas, atas sgalanya, asik," demikian penggalan lagu tersebut berkumandang.

KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMO Iwan Fals tampil pada Java Jazz Festival 2017 di JI Expo Kemayoran, Jakarta, Minggu (5/3/2017). Java Jazz Festival 2017 yang berlangusng selama tiga hari menampilkan musisi dari dalam dan luar negeri.
Iwan terus memanaskan malam yang makin larut dengan lagu "Asyik Nggak Asyik" dan "Hio".

Saat Iwan menghentak BNI Stage dengan "Kuda Lumping", penonton yang masih bersemangat pun berjingkrak dengan gerakan ala kuda lumping.

"Saya sempat mikir ini penontonnya ada enggak ya? Besok kan hari kerja. Kami belum check sound. Ya sudah kami main aja, main. Padahal kami sudah ngantuk," kata Iwan.

Sebelum benar-benar menutup cara, Iwan tidak langsung mundur dari panggung. Ia menari-nari ala kuda lumping bersama semua personel band yang mengiringnya.

Penonton menyambut aksi Iwan dan kawan-kawan itu dengan tepuk tangan meriah. "Terima kasih semuanya," kata Iwan dengan lantang.

Ini merupakan partisipasi perdana Iwan dalam sejarah Java Jazz Festival.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X